alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ada Luka Bekas Kekerasan, Kematian Perempuan Malang Diduga Dianiaya Sang Kekasih

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:34 WIB

Ada Luka Bekas Kekerasan, Kematian Perempuan Malang Diduga Dianiaya Sang Kekasih
ilustrasi dugaan pembunuhan di Malang. [Envato Elements]

Pengusutan kasus kematian seorang perempuan berinisial FR (24) di Desa Losari, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang mulai ada titik terang. T

SuaraMalang.id - Pengusutan kasus kematian seorang perempuan berinisial FR (24) di Desa Losari, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang mulai ada titik terang. Terkini, Polisi menyebut FR tewas diduga akibat penganiayaan.

Pelaku penganiayaan berujung maut itu diduga dilakukan sang kekasih korban berinisial A (30).


Kapolsek Singosari, Kompol Octa Panjaitan mengatakan, dugaan penganiayaan mengakibatkan tewasnya FR itu menguat pasca hasil autopsi dan Visum et Reperteum jenazah telah keluar.


"Polisi telah mendapatkan sejumlah bukti dan petunjuk. Antara lain hasil visum jasad korban ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan," katanya, Selasa (26/10/2021).

Baca Juga: Perempuan Malang Tewas dengan Luka Sayatan, Motif Kematiannya Masih Misteri


Kompol Octa menambahkan, sebelum ditemukan meninggal di rumahnya, FR dan A sempat cekcok.


"Kami mendapatkan keterangan dari salah satu saksi bahwa korban dan terduga pelaku ini merupakan sepasang kekasih dan sempat terlibat pertengkaran," ujarnya.


FR sendiri ditemukan tewas oleh warga yang juga tetangga korban, yakni Rusmiati.


"Kata saksi (Rusmiati) dia kaget melihat kondisi korban dan langsung melapor ke kami," kata dia.


Sementara itu, penyebab luka diduga akibat tebasan pisau di bagian perut A masih didalami polisi.

Baca Juga: Dianiaya Calon Ayah Sambung, Bayi di Kota Batu Terluka Disiram Air Panas


Octa menyebut bahwa Unit Reskrim Polsek Singosari bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Malang sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mendalami kasus ini.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait