alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Lagi Mabuk Berat, Pria Banyuwangi Ini Digebuki Warga Sebab Tepergok Mau Curi Motor

Muhammad Taufiq Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:57 WIB

Lagi Mabuk Berat, Pria Banyuwangi Ini Digebuki Warga Sebab Tepergok Mau Curi Motor
Pria di Banyuwangi tepergok mau maling motor digebuki warga [Foto: Suarajatimpost]

Seorang pria Banyuwangi babak belur digebuki warga gegara tepergok mau curi motor. Peristiwa ini terjadi di Pelabuhan Muncar.

SuaraMalang.id - Seorang pria Banyuwangi babak belur digebuki warga gegara tepergok mau curi motor. Peristiwa ini terjadi di Pelabuhan Muncar.

Pria berinisial DS saat itu kondisinya sedang mabuk berat. Warga asal Sukoharjo Jawa Tengah itu tepergo mau mencuri sepeda motor warga namun ketahuan.

Ia kemudian dihajar ramai-ramai dan peristiwa ini direkam oleh warga. Video tersebut kemudian viral di media sosial. DS pun babak belur akibat dikeroyok warga.

Beruntung aksi main hakim sendiri ini bisa diredam oleh salah satu warga. DS kemudian dibawa ke Mapolsek Muncar. Dijelaskan Kapolsek Muncar Kompol Zaenuri, DS sebetulnya sudah cukup lama tinggal di Muncar.

Baca Juga: Covid-19 di Banyuwangi Melandai, Camper Van Padati Kawasan Paltuding Ijen

Hampir setiap hari, kata dia, DS beraktivitas di pelabuhan. Namun saat peristiwa pada Senin malam (18/10/2021), DS tengah dalam kondisi mabuk, hendak mencuri sepeda motor yang terparkir. Namun gelagat DS kemudian diketahui oleh warga.

"Saat ditanya, DS terus berkilah dan tidak mengaku. Warga yang kemudian emosi memukuli DS hingga babak belur," katanya seperti dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, Selasa (19/10/2021).

Beruntungnya, kata dia, salah satu warga berhasil meredam emosi warga dan membawa DS ke Mapolsek Muncar untuk diamankan.

"Pelaku sudah diamankan, saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut. Karena sebelumnya pelaku ini tidak bisa dimintai keterangan karena mabuk berat," ujarnya.

Kemudian, kata dia, pemilik motor yang mengaku dicuri belum membuat laporan. Dikarenakan saat dimintai berkas kendaraan bermerek Honda Megapro tersebut, pemilik belum mampu menunjukkan.

Baca Juga: Jelang Musim Hujan, Ada Ratusan Desa di Banyuwangi Berpotensi Kebanjiran Versi BPBD

"Karena saya suruh melengkapi surat kendaraan itu ternyata belum ada surat-suratnya," tandasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait