Vaksinasi di Banyuwangi Belum Capai Target, Dosis Pertama 65 Persen

Program vaksinasi di Banyuwangi ternyata masih belum mencapai target. Untuk dosis pertama masih 65 persen, kurang 5 persen dari target 70 persen.

Muhammad Taufiq
Senin, 18 Oktober 2021 | 19:54 WIB
Vaksinasi di Banyuwangi Belum Capai Target, Dosis Pertama 65 Persen
ilustrasi vaksinasi Covid-19. [Envato]

SuaraMalang.id - Program vaksinasi di Banyuwangi ternyata masih belum mencapai target. Untuk dosis pertama masih 65 persen, kurang 5 persen dari target 70 persen.

Sementara untuk vaksinasi dosis kedua baru sebesar 38 persen saja. Akhir bulan ini pemerintah kabupaten menuntaskan vaksinasi hingga 70 persen untuk dosis pertama.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr Widji Lestariono. Ia mengatakan, saat ini warga yang sudah menjalani vaksinasi dosis pertama ada sebanyak 805.202 jiwa. Kemudian dosis kedua sudah mencapai 463.308 jiwa.

"Banyuwangi sudah mencapai 65 persen untuk dosis pertama, sedangkan untuk dosis kedua sudah mencapai 38 persen dari total 1.230.356 sasaran penerima vaksin," kata Rio, seperti dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, Senin (18/10/2021).

Baca Juga:Nelayan Banyuwangi Digelontor Bantuan Kapal Fiber, Berharap Hasil Tangkapan Meningkat

Rio optimis bila pada akhir bulan Oktober nanti target vaksinasi bisa tercapai. Oleh sebab itu serbuan vaksinasi di berbagai rumah sakit dan seluruh kantor desa akan terus digencarkan.

"Paling tidak nanti pada akhir Oktober atau awal bulan November target vaksinasi bisa tercapai," ujarnya.

Sementara dalam memenuhi ketersediaan vaksin bagi masyarakat, pada Minggu lalu Kabupaten Banyuwangi sendiri telah mendapatkan tambahan 18.000 dosis vaksin Sinovac dari Kementerian Kesehatan RI.

"Untuk itu Pemkab Banyuwangi terus mengimbau kepada masyarakat supaya mengikuti program vaksinasi di wilayah masing-masing, agar pandemi Covid-19 ini bisa cepat selesai. Selain itu penerapan protokol kesehatan juga menjadi kunci utama untuk mencegah penularan Covid-19," tuturnya.

Sementara untuk keterisian bed rumah sakit rujukan atau Bed Occupancy Rate (BOR), kata dr. Rio masih rendah. Tercatat 6,56 persen terisi atau hanya 16 pasien saja dari total 244 bed yang tersedia.

Baca Juga:Kapolri ke Banyuwangi: Saya Merasa Sudah Jadi Keluarga Besar NU Dari Dulu Sampai Kapanpun

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini