alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Teror Wafer Isi Silet di Jember, Terduga Pelaku Ditangkap Polisi

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Selasa, 03 Agustus 2021 | 16:19 WIB

Teror Wafer Isi Silet di Jember, Terduga Pelaku Ditangkap Polisi
teror Wafer isi silet di Jember. [istimewa]

Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna membenarkan pihaknya telah mengamankan seorang pria diduga pelaku yang membagikan jajanan wafer isi silet.

SuaraMalang.id - Pria misterius yang diduga pelaku yang membagikan wafer isi silet ke anak-anak di Jember, Jawa Timur diringkus polisi.

Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna membenarkan pihaknya telah mengamankan seorang pria diduga pelaku yang membagikan jajanan isi benda berbahaya tersebut.

“Benar, tadi tim gabungan Satreskrim Polres Jember dan Polsek Patrang mengamankan pria yang dicurigai sebagai pelaku yang menyebarkan snack. Masih kita dalami konstruksi hukumnya,” katanya dikonfirmasi Suara.com, Selasa (3/8/2021).

Pelaku yang diamankan tidak jauh dari lokasi kejadian Jalan Cumpedak, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang.

Baca Juga: Heboh Pria Misterius Beri Wafer Berisi Potongan Silet ke Bocah, Begini Modusnya

“Terduga yang kita amankan adalah pria 43 tahun berinisial AG yang tinggal tidak jauh dari lokasi. Dia tinggal seorang diri di rumahnya dan statusnya tidak bekerja," sambungnya.

Terkait motif pelaku, lanjut dia, masih didalami penyidik. Namun terungkap, bahwa aksi membagikan jajanan berisi benda berbahaya sudah dilakukan lebih dari sekali.

“Pemeriksaan sementara, dia sudah 10 kali melakukan aksi tersebut,” ujar Komang.

Terkait modus operandi, pelaku sengaja membeli wafer. Kemudian dibuka dan diberi potongan silet dan benda tajam lainnya. Setelahnya dibungkus kembali dan diplester seolah masih baru.

“Lalu ditaruh di jalan yang bisa diambil sewaktu-waktu,” jelasnya.

Baca Juga: Harga Daging Ayam Picu Deflasi 0,05 Persen di Jember

Meski terduga pelaku sudah mengakui semua perbuatannya tersebut, polisi masih mengumpulkan alat bukti lain lainnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait