Sepekan Mal Tutup PPKM Darurat, APPBI Malang: Omset Hancur

kerugian perusahaan perbelanjaan di Malang bisa mencapai miliaran rupiah akibat penerapan PPKM darurat

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Sabtu, 10 Juli 2021 | 20:59 WIB
Sepekan Mal Tutup PPKM Darurat, APPBI Malang: Omset Hancur
ilustrasi Sepekan Mal Tutup PPKM Darurat, APPBI Malang: Omset Hancur. --Suasana sepi di Mall Grand Paragon, Jalan Gajah Mada, Jakarta, Kamis (21/11). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

SuaraMalang.id - Sepekan penerapan PPKM Darurat di Kota Malang, mal atau pusat perbelanjaan mengklaim pemasukannya terjun bebas, sekitar 90 persen.

Hal itu diungkap Ketua Asosiasi Pengelolaan Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Malang, Suwanto.

"Dampaknya sangat luar biasa seperti PSBB awal-awal dulu. Saya liat tadi, trafficnya drop luar biasa. Gak sampai 10 persen. Otomatis omset hancur," ujar Suwanto dikutip dari timesindonesia.co.id -- jejaring media suara.com, Sabtu (10/7/2021).

 
Ia melanjutkan, kerugian perusahaan perbelanjaan di Malang bisa mencapai miliaran rupiah. Dicontohkannya Hypermart, Matahari Departemen Store hingga perusahaan makanan cepat saji KFC yang omzetnya dikalkulasi bisa turun ratusan juta per hari.

Baca Juga:Info Lokasi dan Jadwal Vaksinasi Covid-19 Gratis di Kota Batu dan Malang

Hal itu belum pemasukan lain dari sejumlah tenant yang disewakan.

"Sementara, kami juga harus masih harus membayar biaya operasional dan perawatan. Kan gak mungkin juga Mal tutup tapi dibiarkan begitu saja," keluhnya.

Merespon ketentuan PPKM Darurat, sejumlah pengusaha terpaksa menerapkan efisiensi biaya pengeluaran. Dicontohkannya dengan melakukan pemotongan gaji karyawan atau pegawai hingga 50 persen.

"Pola kerjanya yang kita ubah. Mereka kita jadwalkan masuk bergantian. Tapi juga terpaksa dipotong gajinya dulu 50 persen," katanya.

Paling ditakutkannya jika PPKM Darurat diperpanjang. Sebab, pilihan terburuk untuk mengatasi krisis adalah melakukan PHK.

Baca Juga:Hari ini, 2.500 PKL di Kota Malang Digelontor Bansos Rp 300 Ribu

"Awal-awal PSBB sudah ada efisiensi karyawan 50 persen. Tapi kalau sekarang kita belum bisa menghitung, karena PPKM Daruratini masih jalan. Tapi saya juga pesimis. PPKM ini akan diperpanjang sampai akhir bulan. Kita gak mau kayak gitu. Ini sekarang kita pilih potong gaji dan ganti pola kerja. Jangan sampai ada PHK," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini