SuaraMalang.id - Kota Malang menargetkan minimal 14 ribu hingga 20 ribu vaksinasi Covid-19 setiap hari. Sebab, warga sangat antusias mengikuti program vaksinasi tersebut.
Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, pihaknya akan terus mengoptimalkan pelaksanaan vaksinasi meski masih dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
“Vaksin, Kita targetkan di akhir Agustus-September kita sudah 500 ribu. Karena kita target setiap hari minimal itu 14 ribu sampai 20 ribu perhari,” kata dia melalui keterangan tertulis diterima SuaraMalang.id. Selasa (6/7/2021).
Ia menambahkan, pelaksanaan vaksinasi akan dipercepat, namun hal itu tergantung kepada ketersediaan vaksin Covid-19.
Baca Juga:Heboh Perempuan Diduga Mau Bunuh Diri di Jembatan Penyeberangan Kota Malang
“Maka Kita percepat dan sebetulnya itu tergantung pada ketersedian,” sambungnya.
Wali Kota Sutiaji memantau pelaksanaan vaksinasi covid-19 massal di sejumlah tempat. Pertama di Kompleks Stadion Gajayana Malang. Kemudian Puskesmas Bareng di Jalan Bareng Tenes 4A No.639 dan yang terakhir Stasiun Kota Baru yang juga menggelar vaksinasi untuk calon penumpang kereta api jarak jauh.
Ia menambahkan, masyarakat sangat antusias mengikuti vaksinasi Covid-19 di ketiga lokasi tersebut. Setiap hari semua fasilitas kesehatan di Kota Malang melakukan vaksinasi covid-19.
“Setiap ada vaksin, ini luar biasa animo masyarakat. Kita punya faskes 96, dengan vaksinator 1.500 yang sudah terlatih. Sehari kita bisa 15 ribu perhari,” jelasnya.
Baca Juga:Kewalahan Lonjakan Pasien Covid-19, RS Saiful Anwar Malang Buka Lowongan Relawan Nakes