Dia pun menyebut, dualisme Arema sudah selesai. Sebab, dua Arema yang ada saat ini berbeda manajemen dan tim.
"Di 2011-2014 bisa dibilang manajemen karena sama klaim PT Arema Indonesia. Tapi sejak Arema FC menyatakan diri dia PT AABBI (Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia) sudah tidak lagi dualisme. Dualisme terjadi jika dalam satu lembaga dua kepemimpinan," urainya.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Baca Juga:Gilang Widya Pramana Ingin Beli Arema Indonesia Demi Akhiri Dualisme