SuaraMalang.id - Sebanyak 25 warga di Banyuangi Jawa Timur terkonfirmasi positif terpapar Covid-19. Ini merupakan temuan terbaru pasca-lebaran di daerah ujung timur Pulau Jawa itu.
Ke-15 orang tersebut teridentifikasi dari klaster hajatan warga setempat. Kadis Kesehatan Banyuwangi, Widji Lestariono, mengatakan telah melakukan gerak cepat melakukan tracing terhadap warga yang melakukan kontak erat.
"Ini berawal dari seseorang yang mengeluh sakit saat menghadiri sebuah hajatan di Desa Ringinpitu, Kecamatan Tegaldlimo. Setelah dilakukan pemeriksaan hasilnya positif," kata Widji Lestariono, dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Senin (14/6/2021).
Kemudian, kata Rio, pihak Satgas Covid 19 desa dan kecamatan setempat melakukan tracing. Hasilnya mengejutkan.
Baca Juga:Warga Bondowoso Diminta Taati Prokes Setelah Muncul Klaster Hajatan
"Ada 22 warga yang tercatat positif dari hasil tracing. Kemudian, dua di antaranya masih dilakukan perawatan di rumah sakit,” katanya.
Hingga hari ini, lanjut Rio, terdapat tambahan dua warga lain yang dinyatakan positif. Sehingga jumlah total ada 25 warga dari klaster hajatan yang positif Covid-19. “Dari 25 warga itu, 18 isolasi mandiri dan 2 masih dirawat, 5 lainnya sembuh," terangnya.
Hingga kini, pihak Satgas Covid 19 Kecamatan Tegaldlimo terus melakukan langkah preventif bagi warga. Mereka mengimbau agar warga di daerah sekitar meningkatkan ketertiban protokol kesehatan.
"Ya bagi warga yang isolasi mandiri mereka dicukupi seluruh kebutuhan selama masa isolasi. Pihak Satgas telah memberikan pelayanan dan penanggulangan terbaik bagi warganya," katanya.
Baca Juga:Kereta ke Banyuwangi Sempat Telat, Rel Kereta Terendam Setelah Hujan 4 Jam