alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kasus Covid-19 di Jember Naik, 17 Orang Terpapar Dua Hari Terakhir

Muhammad Taufiq Senin, 07 Juni 2021 | 16:50 WIB

Kasus Covid-19 di Jember Naik, 17 Orang Terpapar Dua Hari Terakhir
Peta sebaran Covid-19 di Jember Jawa Timur [Foto: Timesindonesia]

Kasus Covid-19 di Kabupaten Jember Jawa Timur merangkak naik. Dalam dua hari terakhir ini, sedikitnya 17 orang dinyatakan terpapar virus asal Wuhan China itu.

SuaraMalang.id - Kasus Covid-19 di Kabupaten Jember Jawa Timur merangkak naik. Dalam dua hari terakhir ini, sedikitnya 17 orang dinyatakan terpapar virus asal Wuhan China itu.

Kemudian, diduga penyebarannya berasal dari kluster keluarga di Kecamatan Jenggawah, Tanggul dan Patrang. Hal ini disampaikan Juru Bicara Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember Habib Salim.

Ia Menjelaskan, pada tanggal 5 Juni kemarin dilaporkan sebanyak sebanyak 6 kasus baru yaitu 5 kasus di Kecamatan Tanggul (keluarga) dan 1 kasus di Kecamatan Sumbersari.

"Lalu pada 6 Juni 2021 kemarin, dilaporkan sebanyak 11 kasus baru Covid-19," kata Habib, dikutip dari TimesIndonesia, jejaring media suara.com, Senin (7/6/2021).

Baca Juga: Bupati Jember Bakal Bentuk Klub Baru Jika Yayasan Persid Emoh Dirombak Total

"Yakni di Kecamatan Patrang 5 kasus (4 kasus dalam 1 keluarga), Kecamatan Sumbersari (2 kasus), dan Kecamatan Jenggawah (4 kasus lingkup keluarga)," paparnya.

Habib juga menekankan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). "Untuk meningkatkan kewaspadaan bersama dan tetap jaga prokes," tegasnya.

Sementara itu, di hari yang sama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember Wiwik Supartiwi membenarkan tentang kasus baru 5 orang warga Kecamatan Tanggul yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Benar kemarin itu, 6 terkonfirmasi positif, 5 orang dari satu keluarga, sekarang dikarantina di rumah karantina mandiri di Kecamatan Tanggul (untuk satu orang lainnya Kecamatan Sumbersari), mereka OTG (Orang Tanpa Gejala) kondisi baik," tutur Wiwik.

Wiwik mengungkapkan kasus Covid-19 kluster baru itu berawal pada 2 Juni 2021 terdapat keluarga yang bermaksud melakukan Swab Tes Antigen sebagai syarat kembali ke Jakarta untuk berdinas.

Baca Juga: Tiap Hari 800 Ton Sampah Dihasilkan Jember, 180 Dibuang ke TPA, Sisanya?

"Kemudian terkonfirmasi positif dan dilanjutkan Swab Tes, yang hasilnya juga positif. Kemudian (untuk) kontak erat sudah dilakukan upaya tracing (di lingkup keluarga), lanjut treatmen perawatan jika ada gejala yang perlu dirujuk ke rumah sakit. Nanti akan dilakukan," ungkapnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait