alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Update Gempa Malang, BPBD: Sejumlah 5.924 Rumah Rusak

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Jum'at, 16 April 2021 | 18:05 WIB

Update Gempa Malang, BPBD: Sejumlah 5.924 Rumah Rusak
ilustrasi update gempa malang---Sejumlah anak menuju masjid untuk melaksanakan shalat Jumat pertama di bulan Ramadhan di Masjid Hadiyatul Lil Muttaqin di Jogomulyan, Tirtoyudo, Malang, Jawa Timur, Jumat (16/4/2021). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

BPBD Kabupaten Malang juga mengaku terkendala minimnya jumlah personel dan alat berat dalam penanganan pasca gempa Malang

SuaraMalang.id - Rumah rusak terdampak Gempa Malang magnitudo 6,1 bertambah. Dilaporkan total 5.924 rumah rusak berdasar data BPBD Kabupaten Malang per 15 April 2021.

Sebelumnya, data BPBD Kabupaten Malang per 14 April 2021 mencatat 5.010 rumah rusak terdampak gempa dengan tingkat kerusakan mulai ringan, sedang dan berat.

Plt Kabid Kedaruratan dan Kebencanaan BPBD Kabupaten Malang, Sardono Irawan, mengatakam, rincian update jumlah rumah rusak, yakni 2.959 unit rusak ringan, 1.679 unit rusak sedang dan 1.295 unit rusat berat yang tersebar di 29 Kecamatan yang terdampak gempa.

Sedangkan untuk fasilitas umum juga ada penambahan kerusakan di fasilitas bangunan ibadah dan fasilitas umum.

Baca Juga: 4.805 Keluarga Terdampak Gempa di Kabupaten Malang Alami Trauma

Sebelumnya dari data per 14 April 2021 sendiri ada 95 unit rumah ibadah yang rusak dan ada 23 unit fasilitas umum (fasum) yang rusak. Kekinian, bertambah menjadi 104 unit rumah ibadah rusak.

"Lalu untuk fasum sebelumnya ada 23 unit kerusakan dan sekarang bertambah menjadi 28 unit. Kemudian untuk sekolah dan fasilitas kesehatan masih tetap dan tidak ada penambahan," katanya dikutip dari timesindonesia.co.id jaringan suara.com, Jumat (16/4/2021).

Ia menambahkan, kendala yang dihadapi dalam penangan pasca gempa adalah minimnya jumlah personel. Kemudian, kekurangan alat berat untuk membersihkan puing-puing bangunan. Lalu sebaran para relawan yang memang masih belum merata dan terkoodinir.

"Cakupan wilayah terdampak kan cukup luas juga. Apalagi kita juga terhambat di komunikasinya. Hal itu karena sebagian besar wilayah terdampak tersebut masih minim sinyal," pungkasnya.

Baca Juga: Wagub Emil Dardak Prioritaskan Bantuan dan Penanganan Gempa Malang

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait