alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

9 Hari Mencari Jenazah Mat Yasin Setelah Perahunya Dihantam Ombak

Muhammad Taufiq Jum'at, 02 April 2021 | 13:05 WIB

9 Hari Mencari Jenazah Mat Yasin Setelah Perahunya Dihantam Ombak
Pencarian jenazah nelayan Mat Yasin di Perairan Malang [Foto: Suarajatimpost]

Sampai saat ini Satpolair dan Basarnas masih mencari jenazah Mat Yasin, nelayan asal Hargokuncaran, Kabupaten Malang.

SuaraMalang.id - Sampai saat ini Satpolair dan Basarnas masih mencari jenazah Mat Yasin, nelayan asal Hargokuncaran, Kabupaten Malang, yang kapalnya pecah dihantam ombak pada Selasa (23/03/2021).

Hingga hari ke-9 ini tim masih terus melakukan pencarian pria 33 tahun tersebut. Mat Yasin merupakan salah satu korban ganasnya ombak Pelawangan Pantai Pancer Puger.

Ia bersama nelayan lain menggunakan 4 perahu penangkap ikan pulang dari melaut. Namun tiba tiba ombak besar datang dan meluluhkan lantakan Perahu Speed Setetan yang ia tumpangi. Sementara dirinya hilang tanpa jejak hingga saat ini.

Upaya pencarian ini juga melibatkan bantuan dari nelayan setempat. Lokasi pencarian juga diperluas hingga ke Pulau Nuso barong dan memasuki wilayah perairan kabupaten Lumajang.

Baca Juga: Kewenangan Penyidikan Dua Polsek di Kabupaten Malang Dicabut, Ini Alasannya

"Kami perluas proses pencarian yang bersangkutan hingga keluar daerah dan kabupaten kita sisir pinggiran laut hingga ke Pulau Nuso Barong," kata Iptu Nai Kasat Polair Polres Jember, dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, Jumat, (2/4/2021).

"Kita Koordinasi dengan pihak nelayan dan pemancing ikan di setiap pesisir di Jember selatan jika ada informasi penemuan mayat kami semua Tim mohon di hubungi," katanya menambahkan.

Tidak hanya dari ruang lingkup Tim SAR dan unsur Pemerintah, pihak nelayan dan juga sanak kerabat juga berusaha mencari jenazah Pria Nahas tersebut dengan berbagai upaya dilakukan namun belum menemukan hasil hingga saat ini.

"Kita berusaha,karena apapun bentuknya korban adalah teman dan juga sudah seperti keluarga bagi kami," ujarnya memungkasi.

Baca Juga: Hari Raya Paskah, 500 Polisi Amankan Gereja di Kota Malang

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait