alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Hari Raya Paskah, 500 Polisi Amankan Gereja di Kota Malang

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Kamis, 01 April 2021 | 20:03 WIB

Hari Raya Paskah, 500 Polisi Amankan Gereja di Kota Malang
Detasemen Gegana Brimob sterilisasi gereja di Kota Malang, Kamis (1/4/2021). [Suara.com/Bob Bimantara L]

Detasemen Gegana Brimob sterilisasi sejumlah gereja atau katedral di Kota Malang menjelang hari Paskah

SuaraMalang.id - Sejumlah 500 personel kepolisian bakal mengamankan hari Paskah  (Isa Almasih) di Kota Malang, Jumat (2/4/2021) besok. Ratusan polisi itu disebar ke beberapa titik vital, khususnya rumah ibadah atau gereja.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata melalui Kasubbag Dalops Polresta Malang Kota, AKP Sutomo mengatakan, pihaknya telah siap melakukan penjagaan atau pengamanan di sejumlah gereja Kota Malang. 

"Sekarang dilakukan patroli intensif kalau malam patroli terus dan besok dua atau tiga jam sebelum ibadah sudah dijaga baik oleh polisi dan TNI," katanya, Kamis (1/4/2021).

Sebelum memasuki gereja, lanjut dia, pihak keamanan dikawal kepolisian bakal memeriksa setiap jemaah. Salah satunya pemeriksaan metal detector.

Baca Juga: Ketatnya Penyisiran Gereja di Kota Jokowi, Polisi Sampai Lakukan Ini

"Pemeriksaan bodi saja. Dari keamanan Gereja memakai metal detector didampingi pihak kepolisian," sambungnya.

Khusus hari ini, lanjut dia, Polresta Malang Kota bersama Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Jatim melakukan sterilisasi sejumlah gereja, mulai Gereja Santo Albertus, Gereja YHS Malang, Gereja Ratu Rosari, Gereja Hati Kudus Yesus (Gereja Kayutangan), dan Gereja Katedral Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel (Gereja Katedral Ijen).

"Kami lakukan sterilisasi dengan menggunakan metal detector maupun kaca dan manual. Seluruh tempat yang dimungkinkan ada penyimpanan barang-barang yang dicurigai (bom atau bahan peledak) kami cek semua untuk antisipasi," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Keamanan Gereja Karmel Katerdal Ijen, Donatus Remo berpesan agar jemaah Katolik di Kota Malang tidak takut ke gereja pasca serangan bom terduga teroris di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021).


"Situasi dan kondisi sekarang mungkin dengan adanya teror ini, tetap kami antisipasi tidak membuat kami takut. Negara ini khususnya untuk masyarakat khususnya kepada kami yang sedang merayakan tidak perlu takut. Karena kami tetap antisipasi dari keamanan pihak polisi dan TNI dan Gereja juga," tutur dia.

Baca Juga: Jelang Paskah, Pengamanan Gereja Katedral Diperketat

Kontributor : Bob Bimantara Leander

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait