Panitia Pemilihan Kades di Probolinggo Diintimidasi Oknum LSM

Oknum LSM mengintimidasi ketua panitia Pilkades Brabe Kabupaten Probolinggo lantaran tak diizinkan mendapatkan dokumen bakal calon kepala desa.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Selasa, 23 Februari 2021 | 20:35 WIB
Panitia Pemilihan Kades di Probolinggo Diintimidasi Oknum LSM
Ilustrasi stres akibat atasan yang menyebalkan. (Shutterstock)

SuaraMalang.id - Ketua Panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Ahmad Baidawi diintimidasi atau diancam oknum LSM. Akibatnya, Baidawi sempat mengajukan pengunduran diri.

Dilansir dari timesindonesia.co.id media jejaring suara.com, intimidasi itu didapat lantaran Baidawi menolak dan keberatan permintaan oknum LSM. Permintaan yang dimaksud, adalah oknum LSM meminta dokumen milik bakal calon kepala desa (balon kades). Namun ditolak secara tegas Baidawi. Lantaran dokumen itu merupakan milik panitia.

Intimidasi oknum LSM membuat istri Baidawi ketakutan. Hal itu kemudian menjadi alasan mendesak suaminya mengundurkan diri dari jabatan sebagai ketua panitia Pilkades. Kemudian alasan lainnya tentang kesehatan, Ahmad Baidawi mengeluhan sakit nyeri di dada.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto mengatakan, apa yang dialami Ketua Panitia Pilkades Brabe, Ahmad Baidawi telah mendapatkan penanganan. Baidawi akhirnya memutuskan membatalkan pengunduran diri.

Baca Juga:Orang Depresi di Kota Probolinggo Meningkat, Ini Diduga Pemicunya

"Itu setelah kami edukasi, terkait kenyamanan dan keamanannya. Bahwa ia dijamin keamanannya sebagai Ketua Panitia Pilkades," kata Ugas, Selasa (23/2/2021).

Ugas melanjutkan, warga desa melalui BPD termasuk panitia meminta agar Baidawi tidak mundur dari jabatan. Artinya, anggota panitia masih membutuhkan motivasi dari sosok Baidawi.

Tentang oknum LSM yang meminta dokumen ke Baidawi, menurutnya, merupakan dokumen rahasia dan menjadi kewenangan panitia.

"Berkaitan dengan berkas Balonkades, Panitia Kabupaten sesuai Perbup. Berkas itu sifatnya rahasia, tidak boleh diketahui oleh siapapun, itu wewenangnya panitia," jelasnya.

"Jika berkas itu diketahui orang luar, apalagi tim sukses. Maka sebelum tanggal 18 Maret di saat pengumuman, maka akan ada indikasi bocoran akan tidak lulus, apalagi calonnya ada lima," sambungnya.

Baca Juga:Pipa PDAM Rusak, Ribuan Warga Pulau Gili Ketapang Krisis Air Bersih

Ugas berharap tidak ada lagi intimidasi kepada Ketua Panitia Pilkades di Kabupaten Probolinggo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak