- Polres Malang membongkar sindikat pencuri baterai tower telekomunikasi di 17 lokasi Kabupaten Malang pada Agustus 2026.
- Tiga tersangka pekerja serabutan diringkus setelah beraksi sejak Mei 2026 dan menyebabkan kerugian hingga Rp432 juta.
- Para tersangka dijerat Pasal 477 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara akibat perbuatannya.
SuaraMalang.id - Polres Malang baru saja membongkar sindikat spesialis pencuri baterai tower telekomunikasi yang telah beraksi di 17 titik di wilayah Kabupaten Malang.
Ironisnya, barang berteknologi tinggi senilai belasan juta rupiah itu dijual dengan harga receh hanya untuk memenuhi kebutuhan perut.
"Para pelaku menyasar tower di lokasi sepi yang minim pengawasan. Mereka memutus kabel alarm dan merusak kunci pengaman sebelum membawa kabur cadangan daya tersebut," ungkap Kapolres Malang, AKBP Rulian Syauri, Jumat (7/8/2026).
Sejak Mei hingga awal Agustus 2026, komplotan ini telah menebar teror di 10 kecamatan. Tiga orang berinisial AF (25), MA (35), dan RP (29) kini telah diringkus, sementara satu pelaku lainnya masih buron.
Mereka bukanlah orang dalam atau teknisi bersertifikat. Latar belakang mereka hanyalah pekerja serabutan dan kuli bangunan. Bermodalkan linggis, kunci inggris, dan obeng, mereka bertransformasi menjadi pembobol infrastruktur vital.
Strategi mereka cukup rapi. Dua orang bertugas sebagai eksekutor yang memanjat dan membongkar tower, sementara sisanya mengurus logistik dan pengiriman barang curian melalui jasa ekspedisi ke luar daerah.
Satu hal yang membuat penyidik geleng-geleng kepala adalah nilai ekonomi dari kejahatan ini. Baterai lithium Huawei 100 Ah yang mereka gasak sejatinya memiliki nilai pasar sekitar Rp16 juta per unit. Namun, di tangan komplotan ini, barang tersebut dilego hanya seharga Rp1 juta.
"Kerugian total dari 17 TKP ini diperkirakan mencapai Rp432 juta. Sangat timpang dengan apa yang didapatkan pelaku, namun dampak kerusakannya sangat masif bagi layanan publik," jelas AKBP Rulian.
Akibat ulah nekat ini, perusahaan telekomunikasi harus menanggung kerugian besar, sementara warga terancam kehilangan sinyal secara mendadak jika terjadi pemadaman listrik, karena baterai cadangan tower telah raib.
Baca Juga: Misteri Jasad Wanita Tanpa Identitas di Dalam Sumur Gegerkan Warga Bululawang
Kini, peralatan mereka berupa linggis, palu, hingga kunci pipa telah disita sebagai barang bukti. Dua unit motor yang digunakan untuk beraksi pun terparkir di halaman Polres Malang sebagai saksi bisu kejahatan mereka.
Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Hafiz Prasetia Akbar, menegaskan bahwa pengejaran terhadap penadah barang curian ini terus dilakukan.
"Pola penjualannya spesifik, tidak dilakukan secara umum. Kami masih mendalami siapa pembeli yang menampung barang-barang ini," ujarnya.
Atas tindakan prethel tower ini, para tersangka dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman tujuh tahun penjara kini menanti mereka.
Berita Terkait
-
Misteri Jasad Wanita Tanpa Identitas di Dalam Sumur Gegerkan Warga Bululawang
-
Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin
-
Jutaan Batang Rokok Ilegal di Malang Disita: Modus Licin Terendus
-
Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
Terkini
-
BRI Kartu Kredit Tawarkan Cicilan 0% untuk Pengunjung Pestapora 2026
-
BRI Wealth Management Tumbuh, Investasi Syariah Jadi Alternatif Lengkapi Portofolio
-
BRIZZI ARKIV Ajak Anak Muda Jelajahi dan Bawa Pulang Karya Lokal
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan, KPP Capai Rp12 Triliun hingga September 2026
-
Boost Harimu, Nikmati Hemat 25% dengan BRI Kartu Kredit