- Arema FC bermain imbang 1-1 melawan Malut United di Stadion Kanjuruhan pada pertandingan Super League, Jumat (3/4/2026).
- Julian Guevara mencetak gol pembuka bagi Arema, namun David da Silva menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti krusial.
- Aksi heroik kedua penjaga gawang menggagalkan peluang tambahan sehingga skor akhir pertandingan tetap imbang bagi kedua tim.
SuaraMalang.id - Gemuruh Stadion Kanjuruhan kembali menjadi saksi bisu sebuah pertarungan sengit di panggung Super League. Arema FC yang tampil di depan publik sendiri harus puas berbagi angka 1-1 setelah dipaksa memeras keringat oleh tim tamu, Malut United, pada laga Jumat (3/4/2026) malam.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Malut United langsung menunjukkan bahwa mereka bukan tamu yang datang untuk menyerah.
Tim asuhan pelatih tamu ini mengambil kendali permainan dengan skema umpan pendek satu-dua yang rapi. Pressing ketat yang mereka terapkan membuat lini tengah Singo Edan kesulitan bernapas.
Dipaksa bermain bertahan, Arema FC asuhan Marcos Santos memilih untuk bersabar. Mengandalkan kecepatan kilat Gabriel Silva dan Salim Tuharea di sisi sayap, tuan rumah mengintip celah melalui serangan balik cepat.
Strategi ini membuahkan hasil pada menit ke-26. Bermula dari sepak pojok akurat yang dilepaskan Gustavo Franca, Julian Guevara muncul sebagai pahlawan sesaat.
Tandukan atau sontekan terukurnya sukses mengoyak jala Malut United, membawa Kanjuruhan bergemuruh saat skor berubah 1-0.
Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Jelang turun minum, petaka menghampiri pertahanan Arema. Pelanggaran di kotak terlarang membuat wasit menunjuk titik putih.
David da Silva, predator haus gol milik Malut United, menjalankan tugasnya dengan dingin. Sepakan penaltinya pada menit ke-41 mengubah skor menjadi 1-1, sekaligus menjadi penutup babak pertama yang intens.
Memasuki paruh kedua, kedua tim tampak lebih berhati-hati. Tempo permainan sempat melambat seolah kedua pelatih tengah memainkan catur di atas rumput hijau. Namun, memasuki menit ke-60, pertandingan kembali "meledak".
Baca Juga: Tanpa Kuartet Brasil, Arema FC Siapkan 'Tembok' Baru Redam David da Silva dan Ciro Alves
Jual beli serangan dari kedua sisi sayap kembali terjadi. Sayangnya, buruknya akurasi umpan akhir di lini serang membuat banyak peluang emas terbuang percuma. Di tengah kebuntuan tersebut, sosok penjaga gawang dari kedua tim pun muncul sebagai pahlawan.
Kiper pengganti Arema FC, Lucas Frigeri, melakukan aksi heroik pada menit ke-70 dengan menepis tendangan geledek Yance Sayuri dari luar kotak penalti.
Tak mau kalah, di ujung laga tepatnya menit ke-81, giliran kiper Malut United, Angga Saputro, yang menunjukkan kelasnya.
Ia berhasil mementahkan tendangan mendatar Gustavo Franca yang hampir saja mengunci kemenangan bagi Arema. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-1 tetap bertahan. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Tanpa Kuartet Brasil, Arema FC Siapkan 'Tembok' Baru Redam David da Silva dan Ciro Alves
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Arema FC vs Persik Kediri Jadi Laga Penentuan, Marcos Santos: Harus Menang!
-
Arema FC vs Madura United Berakhir Dramatis, Duel Sengit di Kanjuruhan Gagal Beri Tiga Poin
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Wali Kota Malang Geram Limbah Medis Kedaluwarsa Dibuang Sembarangan
-
Cara Pemkot Malang Menyisir Penyakit di Balik Daging Kurban 2026
-
500 Ton Sampah Warga Kota Malang Bakal Jadi Sumber Energi Baru
-
Menanti Wajah Baru Kampung Nelayan Merah Putih di Kedungsalam
-
Libur Panjang Tiba: Puluhan Ribu Pelancong Serbu Stasiun Malang