- Gunung Semeru di perbatasan Lumajang dan Malang mengalami 16 kali erupsi pada Rabu dini hari antara pukul 00.00-06.00 WIB.
- Aktivitas vulkanik tersebut memicu status Level III atau Siaga dengan lontaran abu mencapai 700 meter di atas puncak gunung.
- Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah serta sektor tenggara Besuk Kobokan demi menghindari ancaman awan panas.
Peringatan Siaga III: Zona Bahaya dan Rekomendasi Ketat
Dengan status aktivitas vulkanik Level III (Siaga), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan rekomendasi ketat bagi masyarakat. Mukdas Sofian menegaskan pentingnya mematuhi larangan aktivitas di zona bahaya.
Masyarakat dilarang keras melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). Zona ini merupakan jalur utama aliran material vulkanik dan sangat rawan terhadap bahaya awan panas dan guguran lava.
Di luar jarak tersebut, masyarakat juga tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan. Area ini berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak, mengingat karakteristik aliran lahar Semeru yang bisa mencapai jarak cukup jauh.
Lebih lanjut, masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena sangat rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar) yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Mukdas juga mengimbau masyarakat untuk selalu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru.
Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan. Kesiapsiagaan dan kepatuhan terhadap rekomendasi ini adalah kunci untuk meminimalkan risiko bencana dan menjaga keselamatan masyarakat di sekitar Gunung Semeru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Motor Mahasiswa Raib 'Distep' Maling, Pelaku Kena Jebak Pas Mau COD
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Dorong Kesempatan Kerja Setara lewat Pelatihan
-
Jadi Proyek Antikorupsi KPK, Kampus UB Diguncang Aliran Duit Pemerasan
-
Nekat Ritual di Jalur Terlarang Puncak Batu Tulis, 9 Pendaki Ilegal di Malang Dievakuasi Dramatis
-
Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya