SuaraMalang.id - Di balik dunia yang kita lihat sehari-hari, banyak orang percaya bahwa ada dimensi lain yang tak kasat mata namun punya pengaruh besar terhadap kehidupan manusia.
Dalam dunia spiritual Nusantara, salah satu makhluk yang sering dibahas dalam ranah ini adalah khodam. Kata khodam berasal dari bahasa Arab yang berarti "pembantu" atau "pelayan", dan dalam konteks supranatural, khodam adalah makhluk halus sering kali disebut jin atau entitas gaib yang dipercaya bisa mendampingi atau membantu manusia dalam urusan tertentu, mulai dari perlindungan hingga pencapaian spiritual.
Di kalangan pecinta ilmu kejawen, khodam memiliki tempat tersendiri. Beberapa jenis khodam bahkan dianggap sangat kuat dan menjadi incaran banyak orang.
Dikutip dari YouTube Karangan Urip, berikut ini adalah lima jenis khodam yang dianggap paling sakti dan paling banyak dicari, lengkap dengan asal-usul dan cara mendapatkannya, sebagaimana dikisahkan oleh Mbah Jebluk, seorang praktisi spiritual dalam dunia supranatural Jawa.
1. Khodam dari Leluhur
Jenis khodam pertama ini adalah warisan tak kasat mata dari para leluhur. Dalam banyak keluarga Jawa, terutama yang memiliki garis keturunan spiritual atau kejawen yang kuat, dipercaya bahwa seorang anak atau cucu bisa mewarisi khodam dari kakek neneknya.
Terutama jika leluhur tersebut dikenal sebagai tokoh tapa brata, ahli meditasi, atau orang yang menjalani hidup dengan penuh laku tirakat.
Khodam ini tidak selalu menurun ke anak keturunannya, melainkan bisa "menempel" pada siapa saja yang memiliki kecocokan energi dengan sang leluhur.
Inilah mengapa ada orang yang tiba-tiba merasa memiliki kekuatan atau intuisi kuat setelah dewasa—mereka diyakini telah “diwarisi” khodam leluhur. Khodam jenis ini biasanya bersifat pelindung dan penjaga garis darah keluarga.
Baca Juga: Waspada! Gunung Semeru Erupsi Empat Kali, Warga Diminta Jauhi Kawasan Rawan Bencana
2. Khodam dari Benda Bertuah
Jenis khodam yang kedua ini dikenal luas karena keberadaannya dalam berbagai benda pusaka. Mulai dari keris, batu akik, tombak, hingga jimat atau cincin kuno. Khodam ini bisa berasal secara alami dari kekuatan benda tersebut, atau “diisikan” oleh praktisi spiritual berilmu tinggi.
Meski tampak kuat, khodam buatan biasanya tidak sekuat yang alami. Namun, daya spiritual dari benda bertuah tetap dianggap bisa memberikan perlindungan atau kharisma tertentu bagi pemiliknya.
Tak heran jika sampai sekarang masih banyak orang memburu benda-benda ini di pasar mistik atau tempat-tempat keramat.
3. Khodam Pendamping Sejak Lahir
Inilah khodam yang paling kuat namun justru paling sering diabaikan: khodam pendamping yang sudah bersama manusia sejak lahir. Diciptakan langsung oleh Tuhan, khodam ini memiliki tugas utama melindungi tuannya dari bahaya, baik yang tampak maupun yang gaib.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan
-
Audiensi Berujung Ricuh: Anggota DPRD Malang Masuk RS Usai Diseruduk Warga
-
Mudahkan Transaksi dan Remitansi PMI, BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
Insiden Kampus UB Malang: Mahasiswa FK Jatuh dari Lantai Enam, Polisi Telusuri Motif
-
Tak Gentar Jalan Berlumpur, Kepala Unit BRI Jemput Pelaku UMKM di Pelosok Rantau Prapat