"Kami sama sekali tidak menyangka tamu yang awalnya datang dengan alasan menuduh bisa melakukan tindakan sekejam ini. Ini tidak bisa dibenarkan dalam situasi apa pun," ujar Qosdi.
Sementara itu, keluarga korban yang mengetahui kejadian ini mengecam keras tindakan pelaku dan berharap polisi bertindak tegas. Mereka juga menaruh harapan besar pada pemulihan fisik dan psikologis SS.
Dampak dan Imbauan
Kasus ini menjadi pengingat serius bahwa kekerasan dalam bentuk apa pun tidak dapat ditoleransi. Tuduhan tanpa bukti serta tindakan main hakim sendiri tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga menimbulkan trauma berkepanjangan bagi korban.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan perselisihan melalui jalur hukum dan melaporkan dugaan tindak pidana ke aparat berwenang, bukan bertindak sendiri.
"Kami harap masyarakat lebih bijak dalam menyelesaikan masalah. Jangan main hakim sendiri karena hal itu justru menambah masalah dan melanggar hukum," tutup Aiptu Dwi.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Polisi Turun Tangan Selidiki Kasus Tewasnya Santri di Blitar
-
Santri Dibanting Hingga Berdarah, Polisi Bilang 'Hanya Bercanda'
-
2 Tersangka Penganiaya Santri Ponpes Kediri sampai Tewas Segera Diseret ke Meja Hijau
-
Santri di Malang yang Diduga Setrika Juniornya Ditetapkan Tersangka
-
Ngeri, Santri di Malang Diduga Disetrika Seniornya
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Butuh Tukar Valas? BRI Money Changer Hadir di Berbagai Lokasi
-
BRI Peduli Wujudkan Mimpi Mahesa, Hadiahkan Sepeda untuk Temani Langkah Menuju Cita-Cita
-
Viral Tampar Siswa di Depan Gerbang, Kepsek SMPN 18 Malang Resmi Dicopot Usai Didemo Massal
-
Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok
-
Nikmati Keseruan Pestapora 2026 Bareng BRImo dengan Ragam Program Spesial