Scroll untuk membaca artikel
Bernadette Sariyem
Senin, 09 Desember 2024 | 21:56 WIB
Ilustrasi longsor.

Hj. Sumai, anggota DPRD Kabupaten Malang, menyampaikan kekhawatirannya jika jalan ini tidak segera diperbaiki. Ia menekankan pentingnya tindakan cepat untuk mencegah kerusakan lebih parah.

“Kalau dibiarkan, jalan ini bisa ambles total. Apalagi kalau malam, pengendara yang tidak tahu kondisi akan sangat berbahaya,” ujarnya.

Abdul Qodir, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malang, meminta perhatian serius terhadap perbaikan jalur ini. Ia menyoroti peran strategis jalan ini sebagai jalur ekonomi dan akses vital menuju wisata pantai.

“Itu jalur vital, bukan cuma untuk distribusi hasil pertanian warga, tapi juga peningkatan PAD. Wisatawan yang datang harus merasa aman,” kata Abdul Qodir.

Baca Juga: Relawan GUS Lanjut Lapor ke DKPP dan Bawaslu RI, Ada Apa dengan Pilkada Malang?

Perbaikan dan Pengamanan

Saat ini, jalur Rajekwesi, Kecamatan Kalipare, yang menjadi alternatif, juga sedang diperbaiki dengan anggaran Rp 3,7 miliar untuk pelebaran jalan dan perbaikan plengsengan.

Sementara itu, warga dan anggota DPRD mendesak pemerintah untuk segera memasang pengaman sementara di jalur Gunung Geger agar tidak membahayakan pengendara.

“Minimal, berikan pengamanan sementara hingga ada perbaikan permanen. Ini untuk memastikan jalur tetap bisa dilalui dengan aman,” tambah Abdul Qodir.

Harapan dan Langkah Ke Depan

Baca Juga: 5 Rumah di Kepanjen Malang Tertimpa Longsor: Terdengar Bunyi Gemuruh Kencang

Kerusakan jalan akibat longsor ini menjadi pengingat akan pentingnya infrastruktur yang tangguh, terutama di daerah rawan bencana.

Load More