- Polisi sita 1,3 kilogram sabu selama Februari.
- Total 19 kasus narkoba, 20 tersangka ditangkap.
- Dua kasus menonjol libatkan pengedar dan kurir.
SuaraMalang.id - Pengungkapan peredaran sabu 1,3 kilogram oleh Kepolisian Resor Kota Malang Kota menjadi sorotan sepanjang Februari 2026.
Dalam periode tersebut, aparat berhasil membongkar 19 kasus dan menangkap 20 tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba di wilayah Kota Malang.
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana menyebutkan, total barang bukti sabu 1,3 kilogram yang diamankan sepanjang Februari mengalami penurunan secara kuantitas dibandingkan capaian Januari 2026.
Meski demikian, pengungkapan kasus tetap menunjukkan intensitas tinggi dalam pemberantasan kasus narkoba.
"Pada Februari 2026 kami menyita 1,3 kilogram sabu, sedangkan pada Januari 2026 ada sebanyak 15 kilogram ganja yang kami sita," kata Putu, Sabtu (28/2/2026).
Selain sabu 1,3 kilogram, dari 19 kasus yang diungkap, polisi turut menyita 550,24 gram ganja, 264 butir ekstasi, dan 35 butir pil double L. Seluruh barang bukti tersebut diamankan dari sejumlah lokasi berbeda di Kota Malang.
Para tersangka dengan barang bukti sabu dan ekstasi dijerat dengan Pasal 609 ayat (2) UU No 1 Tahun 2023 Tentang KUHP sebagaimana diubah dalam Pasal VII angka 50 UU No 1 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Pidana dan/atau Pasal 114 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika sebagaimana diubah dalam Pasal II ayat (11) UU No 1 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Pidana.
Sementara itu, tersangka kasus ganja dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika juncto Pasal II ayat (11) UU No 1 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Pidana dan/atau Pasal 111 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika juncto Pasal II ayat (11) UU No 1 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Pidana. Adapun tersangka pil double L dijerat dengan Pasal 435 UU No 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan.
Dua kasus menonjol turut diungkap dalam rangkaian pengungkapan sabu 1,3 kilogram tersebut. Pertama, penangkapan pria berinisial HS (38) pada Kamis (12/2) di rumahnya di Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Dari tangan HS, polisi menyita 912,21 gram sabu, 263 butir ekstasi, serta dua telepon genggam.
"Tersangka HS mendapatkan sabu dan ekstasi dari BS yang masih daftar pencarian orang (DPO) melalui LB yang juga DPO. Sabu dan ekstasi ini untuk dijual kembali," ujar Putu.
HS disebut belum sempat memperoleh keuntungan karena keburu ditangkap polisi.
Kasus menonjol lainnya terjadi pada Rabu (18/2) di sebuah kamar kos di Kecamatan Lowokwaru dengan tersangka FB. Dari lokasi tersebut, polisi menyita 357,38 gram sabu, 346 gram ganja, dan dua butir ekstasi. FB diduga berperan sebagai kurir atas perintah DPO berinisial AD.
Pengungkapan sabu 1,3 kilogram ini menambah daftar panjang penindakan Polresta Malang Kota terhadap jaringan peredaran narkoba dan kasus narkoba yang terjadi di wilayah hukumnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Musim Tuna Tiba, Nelayan Sendang Biru Kebanjiran Tangkapan
-
Pecinan Kota Malang dan Luka Panjang Etnis Tionghoa Pasca G30S
-
Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan
-
Full Daging, Menikmati Sensasi Bakso Autentik ala Cak Wawan di Kota Jambi
-
Jembatan Cangar Ada di Mana? Sederet Tragedi di Balik Keindahan Wisata Pegunungan
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Angkut 2.800 Penumpang Tiap Hari, TransJatim Malang Raya Butuh Tambahan Koridor Segera
-
Solusi Payroll Terintegrasi Dari QLola by BRI Untuk Bisnis Modern
-
Sinergi Tanpa APBD: Babak Baru Transformasi Pasar Induk Gadang Malang
-
Lebih dari 8 Ribu Penumpang Padati Terminal Arjosari Malang Saat Idul Adha
-
Pemkot Malang Siapkan Skenario Gabungkan 23 Kampung Tematik Jadi Surga Wisata