SuaraMalang.id - Penjabat (Pj) Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, menegaskan komitmennya untuk menyukseskan penyelenggaraan Pilkada 2024 di Kota Malang.
Dalam kunjungannya ke Jakarta bersama Menteri Dalam Negeri dan rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPR RI, Iwan menyampaikan jaminannya untuk memastikan Pilkada berjalan lancar dan sesuai ketentuan.
"Langkah ini adalah proses identifikasi kondisi di daerah, saya menyambut positif sebagai upaya untuk mensukseskan Pilkada dengan memastikan adanya kontrol dan keseimbangan. Harapannya, Pilkada ini berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Iwan, Rabu (13/11/2024).
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kota Malang telah melaksanakan pengecekan logistik dan kesiapan anggaran untuk mendukung tahapan-tahapan Pilkada.
Iwan juga menekankan pentingnya netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) demi menjaga demokrasi yang sehat di Kota Malang.
“Kami telah sepakat dengan pakta integritas untuk menjaga netralitas ASN dalam Pilkada 2024,” tambahnya.
Selain itu, Pemkot Malang melakukan optimalisasi perekaman e-KTP untuk pemilih pemula guna memastikan hak pilih warga terpenuhi.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Dispendukcapil Kota Malang, M. Wahyu Hidayat, menyebutkan bahwa layanan perekaman e-KTP kini dibuka di Mal Pelayanan Publik (MPP) pada akhir pekan sebagai bentuk pelayanan proaktif.
Perekaman juga dilakukan di sekolah-sekolah untuk mencapai target perekaman 5.554 pemilih pemula, yang saat ini masih tersisa 2.199 orang.
“Proses perekaman e-KTP untuk pemilih pemula akan terus dilakukan hingga tahapan pemungutan suara pada 27 November 2024. Kami optimis target ini bisa tercapai,” ungkap Wahyu.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Iwan berharap Kota Malang dapat menyelenggarakan Pilkada yang aman dan lancar, memberikan kesempatan penuh bagi setiap warga untuk berpartisipasi secara demokratis.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Solusi Banjir dan Macet, Calon Wali Kota Malang Wahyu Hidayat: Sebagai Ahli Planologi, Saya Yakin Bisa!
-
Perantau NTT di Malang Dukung Wahyu Hidayat, Titip Harapan Asrama dan Santunan Kematian
-
Zonasi PPDB Diusulkan Hapus, Bupati Malang Siap Lobi Kemendikbud
-
Klarifikasi Timses Abadi: Tidak Ada Politik Uang dalam Kampanye Kami
-
Sam HC-Ganis Rumpoko Tegaskan Komitmen Bersih dari Korupsi di Pilkada Kota Malang 2024
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Warga Malang Geger Hujan Es Sebesar Kerikil, Jangan Panik! Kenali Tanda-Tandanya
-
Rey di Malang Akui Istri Sudah Tahu Dirinya Perempuan Sebelum Menikah, Kini Berujung Polisi
-
Tak Curiga Waktu Pacaran: Kisah Intan Perempuan Asal Malang Miliki Suami Seorang Wanita
-
Suami Intan Ternyata Perempuan: Kedok Palsu Terbongkar saat Malam Pertama
-
Nestapa Perajin Tempe Sanan Malang: Terjepit Harga Kedelai Dunia Terpaksa Sunat Ukuran 1 Cm