SuaraMalang.id - Kebakaran melanda rumah seorang warga di Desa Tambaksari, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, pada Rabu pagi (13/11/2024).
Rumah milik Ngadiono (59), yang saat itu dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang berada di pasar, mengalami kerusakan parah akibat kebakaran yang diduga dipicu oleh korsleting listrik.
Kapolsek Tajinan, AKP Bambang Wahyu Jatmiko, menjelaskan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, satu jam setelah Ngadiono dan istrinya meninggalkan rumah.
"Satu jam berlalu, tetangga melihat ada kepulan asap dari arah rumah Ngadiono. Ketika dilihat ternyata api berasal dari dapur," ujar Bambang.
Mengetahui hal tersebut, tetangga langsung memberi tahu warga sekitar, yang kemudian berusaha memadamkan api secara gotong royong menggunakan alat seadanya.
Namun, api cepat merembet ke ruangan lain, dan warga akhirnya melapor ke pemadam kebakaran Kabupaten Malang.
Dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 08.20 WIB, kemudian dilanjutkan dengan proses pembasahan untuk memastikan api benar-benar padam.
Berdasarkan hasil penyelidikan, kebakaran diduga berasal dari kabel listrik di dapur yang mengalami korsleting.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Malang, Sigit Yuniarto, menambahkan bahwa korsleting terjadi pada kabel yang digunakan untuk mengaliri listrik ke lemari es dan alat memasak elektrik, yang kemudian menyulut api hingga merembet ke kamar tidur yang berdekatan dengan dapur.
Baca Juga: Rumah Warga Malang Ludes Terbakar Saat Ditinggal ke Pasar, Kerugian Rp50 Juta
Api menghanguskan kusen, pintu, genteng, dan berbagai perabotan rumah tangga, termasuk kulkas. Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp 50 juta.
Meskipun tak ada korban jiwa, peristiwa ini mengingatkan warga akan pentingnya memeriksa kondisi instalasi listrik untuk menghindari insiden serupa di masa mendatang.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Rumah Warga Malang Ludes Terbakar Saat Ditinggal ke Pasar, Kerugian Rp50 Juta
-
Si Jago Merah Mengamuk Dua Kali dalam 5 Jam di Malang, 1 Korban Luka Bakar
-
Maba UIN Malang Korban Ombak Besar, 1 Tewas, 1 Kritis
-
Rp20 Juta Per Ekor, Peternak Malang Berharap Untung dari Program Makan Bergizi Prabowo
-
Rp20 Juta Per Ekor, Peternak Malang Berharap Untung dari Program Makan Bergizi Prabowo
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Arema FC vs Persik Kediri Jadi Laga Penentuan, Marcos Santos: Harus Menang!
-
Kasus Super Flu Kota Malang Diklaim Terkendali, Seluruh Pasien Sembuh!
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah