SuaraMalang.id - Lima mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang mengalami kecelakaan laut di Pantai Modangan, Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, pada Sabtu (9/11) akhir pekan lalu.
Dalam insiden tersebut, Muhammad Zacky Akbar, seorang mahasiswa baru dari Ikatan Mahasiswa Kalimantan Barat (IMKB), dinyatakan meninggal dunia setelah terseret ombak, sementara rekannya Nurbi Adelingga mengalami luka serius.
Kecelakaan terjadi saat lima mahasiswa baru yang mengikuti kegiatan keakraban IMKB memutuskan mandi di laut sekitar pukul 15.30 WIB, usai mendirikan tenda dan memulai acara dengan permainan.
Menurut PS Kapolsek Donomulyo, Iptu M Arief Karnawan, tiba-tiba ombak besar muncul dan menyeret mereka ke tengah laut.
Tiga mahasiswa berhasil menepi, sementara dua lainnya, Zacky dan Nurbi, tenggelam dan tak sadarkan diri saat berhasil diselamatkan oleh warga setempat.
Menurut penuturan saksi, saat kejadian kondisi cuaca di pantai gerimis, dan ombak yang awalnya tidak besar tiba-tiba membesar.
“Korban bisa berenang, tetapi ombak mendadak besar saat mereka berada di laut,” ujar Arief, Selasa (12/11/2024).
Kedua korban, Zacky dan Nurbi, yang berhasil dibawa ke tepi pantai, berada dalam kondisi kritis. Sayangnya, Zacky tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal di lokasi kejadian.
Jenazah Zacky telah dibawa ke RSSA Kota Malang untuk visum dan kemudian dipulangkan ke kampung halamannya di Pontianak pada Minggu (10/11).
Baca Juga: Rp20 Juta Per Ekor, Peternak Malang Berharap Untung dari Program Makan Bergizi Prabowo
Direktur Ma’had UIN Malang, Dr. Ahmad Izzuddin, M.HI, menyatakan bahwa insiden ini terjadi saat mahasiswa mengikuti kegiatan organisasi daerah.
Pihak universitas akan melakukan evaluasi terhadap seluruh kegiatan intra dan ekstra kampus terkait perizinan dan keamanan, terutama mengingat cuaca yang tidak menentu.
“Ke depan, pimpinan universitas memerintahkan evaluasi atas seluruh perizinan kegiatan mahasiswa demi keselamatan, terutama dengan kondisi cuaca yang tidak mendukung,” tegas Dr. Izzuddin.
Kepolisian mengimbau warga dan wisatawan untuk waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem di kawasan pantai selatan Malang, yang sering kali berubah tiba-tiba.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Rp20 Juta Per Ekor, Peternak Malang Berharap Untung dari Program Makan Bergizi Prabowo
-
Rp20 Juta Per Ekor, Peternak Malang Berharap Untung dari Program Makan Bergizi Prabowo
-
Tragis! Senapan Angin Meledak, Pemburu Ikan Tewas Seketika di Malang
-
300 Personel Kawal Debat Pilkada Malang, Senjata Api Dilarang! Ada Apa?
-
Geger! Bayi Dibuang di Teras Rumah Warga Malang, Begini Kondisinya
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Skandal Nikah Siri Sesama Jenis di Malang: Versi Berbeda Intan dan Rey Soal 'Suami'
-
Warga Malang Geger Hujan Es Sebesar Kerikil, Jangan Panik! Kenali Tanda-Tandanya
-
Rey di Malang Akui Istri Sudah Tahu Dirinya Perempuan Sebelum Menikah, Kini Berujung Polisi
-
Tak Curiga Waktu Pacaran: Kisah Intan Perempuan Asal Malang Miliki Suami Seorang Wanita
-
Suami Intan Ternyata Perempuan: Kedok Palsu Terbongkar saat Malam Pertama