SuaraMalang.id - Calon Wali Kota Malang nomor urut 1, Wahyu Hidayat, mendapatkan restu dari para ulama Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Timur, termasuk dukungan langsung dari Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, KH Abdul Hakim Mahfudz, atau yang akrab disapa Gus Kikin.
Doa dan restu ini diberikan Gus Kikin dalam pertemuan akrab bersama Wahyu Hidayat dan para ulama NU lainnya di sebuah restoran di Kota Malang pada Minggu malam (10/11/2024).
“Alhamdulillah kami diberi restu oleh Gus Kikin, Ketua PWNU Jawa Timur, kemarin malam,” ujar Wahyu Hidayat, Senin (11/11/2024).
Dukungan ini, menurut Wahyu, menjadi dorongan kuat baginya dan Calon Wakil Wali Kota, Ali Muthohirin, untuk semakin mantap menghadapi Pilkada Kota Malang 2024.
Wahyu menjelaskan bahwa restu dari Gus Kikin memiliki makna penting karena dirinya telah lama menjadi bagian dari keluarga besar NU, memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) NU sejak 2014, dan memiliki hubungan yang erat dengan para ulama.
“Kami sudah sejak kecil menjadi bagian dari NU dan sudah ber-KTA sejak 2014,” ungkap Wahyu.
Selama lebih dari 30 tahun berkarir sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Wahyu menjabat sebagai Sekretaris Daerah Pemkab Malang dan Pj Wali Kota Malang, di mana ia dikenal sebagai sosok yang membangun sistem birokrasi yang bersih dan bebas dari kasus hukum.
“Dengan restu ulama NU ini, kami, pasangan WALI (Wahyu-Ali), semakin bersemangat untuk memenangkan Pilwali Kota Malang 2024,” tambahnya.
Selama masa kampanye, Wahyu dan Ali Muthohirin terus aktif menjalin silaturahmi dengan para ulama NU, meminta doa dan restu untuk membawa aspirasi warga Malang dalam kontestasi Pilwali 2024 ini.
Baca Juga: Viral Sawer Bantengan Berujung Laporan ke DKPP, Ada Apa di Pilkada Malang?
Restu dari Gus Kikin dan para ulama semakin memperkuat keyakinan pasangan ini untuk membawa perubahan yang lebih baik bagi Kota Malang.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Viral Sawer Bantengan Berujung Laporan ke DKPP, Ada Apa di Pilkada Malang?
-
Masjid Agung dan Pusat UMKM: Strategi Jitu Abah Sanusi Dongkrak Ekonomi Malang
-
Antisipasi Kecurangan, KPU RI Tinjau Logistik Pilkada Kota Malang
-
Terinspirasi Gus Dur, Sanusi Janjikan Mobil Operasional untuk Gereja di Malang
-
Gen Z di Malang Rentan Depresi? Paslon GUS Siapkan Solusi Konkret
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Trio Brasil Arema FC Mengamuk, Benamkan PSM Makassar Tiga Gol Tanpa Balas
-
Misi Penebusan Dosa Singo Edan: Arema FC Harus Bayar Utang Kemenangan ke Suporter
-
Polresta Malang Kota Bongkar 32 Kasus Narkoba dalam Sebulan, Mahasiswa Ikut Terseret
-
31 Wisatawan yang Diamuk Massa di Pantai Wedi Awu Positif Narkoba, Kini Masuk Rehab
-
Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya