SuaraMalang.id - Rumah calon Bupati Malang, Muhammad Sanusi, di Jalan Raya Desa Gondanglegi, Kecamatan Gondanglegi, mendadak ramai dipenuhi ratusan tamu sejak pagi hari, Sabtu (9/11/2024).
Bukan untuk hajatan biasa, kehadiran sekitar 250 jemaat dari Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) Kabupaten Malang tersebut bertujuan untuk menyampaikan apresiasi atas perhatian Sanusi terhadap kebutuhan komunitas Katolik di wilayahnya.
Pagi itu, Sanusi yang akrab disapa Abah Sanusi, masih beristirahat usai menjalani debat Pilkada pada malam sebelumnya.
Namun, kerumunan jemaat yang berdiri di luar pagar rumahnya menarik perhatiannya, sehingga ia pun segera membuka pintu untuk menyambut tamu yang telah berjubel di halaman.
Ketua FMKI Kabupaten Malang, D Lisiyanto, memimpin pertemuan dengan ucapan terima kasih yang mendalam.
"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Abah Sanusi atas perhatiannya terhadap jemaat Katolik. Dukungan seperti bantuan dana hibah yang diberikan kepada 70 gereja Katolik telah memberi dampak besar," ujar Lisianto di hadapan Sanusi dan jemaat lainnya.
Lisianto melanjutkan dengan deklarasi dukungan untuk pasangan Sanusi-Lathifah (SALAF) dalam Pilkada Kabupaten Malang, menyatakan bahwa jemaat Katolik Kabupaten Malang siap mendukung penuh.
“Kami, jemaat Katolik Kabupaten Malang, siap mendukung dan memenangkan Abah Sanusi dan Bu Lathifah dalam pemilihan ini,” ujarnya.
Sanusi, yang tampil sederhana dan aktif berinteraksi dengan para tamu, menanggapi antusiasme jemaat dengan mengucapkan terima kasih atas dukungan mereka.
Baca Juga: Gen Z di Malang Rentan Depresi? Paslon GUS Siapkan Solusi Konkret
Ia pun berjanji akan memberikan satu unit mobil operasional untuk keperluan gereja sebagai bentuk komitmennya pada keberagaman.
Sanusi menyatakan, “Saya terinspirasi oleh Gus Dur untuk menjadi pemimpin yang mengayomi semua agama. Tugas saya adalah menjaga dan menghormati keberagaman, termasuk melalui dukungan konkret seperti bantuan operasional ini,” ungkapnya sambil mengutip nilai-nilai dari ajaran agama.
Dengan deklarasi dukungan dan janjinya untuk membantu operasional gereja, Sanusi menutup pertemuan dengan optimisme bahwa keberagaman di Kabupaten Malang akan terus menjadi kekuatan bagi masyarakatnya.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Gen Z di Malang Rentan Depresi? Paslon GUS Siapkan Solusi Konkret
-
GUS Dukung Pemekaran Malang, Asal Sesuai Aspirasi Rakyat
-
Pilkada Malang 2024: Potensi Manipulasi Suara dan Ujaran Kebencian Jadi Ancaman
-
Ganis Rumpoko Janjikan Puskesmas Mental dan Safehouse di Kota Malang
-
Cetak Buram dan Tinta Rembes, 1.462 Surat Suara Pilkada Kota Malang Rusak
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Butuh Tukar Valas? BRI Money Changer Hadir di Berbagai Lokasi
-
BRI Peduli Wujudkan Mimpi Mahesa, Hadiahkan Sepeda untuk Temani Langkah Menuju Cita-Cita
-
Viral Tampar Siswa di Depan Gerbang, Kepsek SMPN 18 Malang Resmi Dicopot Usai Didemo Massal
-
Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok
-
Nikmati Keseruan Pestapora 2026 Bareng BRImo dengan Ragam Program Spesial