SuaraMalang.id - Penemuan jasad seorang pria mengapung di Sungai Kutuk, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, menggegerkan warga setempat pada Senin (11/11/2024) pagi.
Jasad pria yang belakangan diketahui bernama Sugianto (67), warga RT 1 RW 4, ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB oleh seorang warga yang hendak buang air di sungai.
Menurut Sudibyo (68), saksi yang menemukan jenazah, ia terkejut melihat tubuh Sugianto mengapung dalam posisi tengkurap di sungai yang dangkal.
"Warga itu kaget ketika melihat ada jenazah mengambang di sungai. Setelah itu, kejadian langsung dilaporkan ke perangkat RT/RW dan diteruskan ke pihak kepolisian," ungkap Sudibyo.
Polsek Sukun yang menerima laporan segera tiba di lokasi bersama tim medis untuk mengevakuasi jenazah. Jenazah Sugianto kemudian dibawa ke Kamar Jenazah RS Saiful Anwar (RSSA) untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Sukun, AKP Yoyok Ucuk Suyono melalui Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, mengonfirmasi bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ada tanda-tanda kekerasan. Diduga korban terpeleset saat menuju ke sungai. Apalagi korban sudah lanjut usia dan diketahui sedang sakit," jelas Ipda Yudi.
Pihak keluarga Sugianto telah mengikhlaskan kepergian korban dan menolak autopsi atau visum pada jenazah. Mereka meminta agar jenazah segera dibawa ke rumah duka untuk pemakaman.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga sekitar untuk berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama bagi lansia yang berisiko terpeleset dan mengalami kecelakaan.
Baca Juga: Tragis! Buruh Lansia Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Kutuk Malang
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Tragis! Buruh Lansia Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Kutuk Malang
-
DPRD Turun Tangan! PSU Perumahan Sigura-gura Malang Bakal Dikembalikan
-
Bukan 778 Ton, Abah Anton Ungkap Fakta Asli Sampah di Kota Malang
-
Pilkada Malang 2024: Potensi Manipulasi Suara dan Ujaran Kebencian Jadi Ancaman
-
Parkir Liar di Brawijaya-Tumapel Dibenahi Pasca Pilkada 2024, Ini Kata Dishub
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Trio Brasil Arema FC Mengamuk, Benamkan PSM Makassar Tiga Gol Tanpa Balas
-
Misi Penebusan Dosa Singo Edan: Arema FC Harus Bayar Utang Kemenangan ke Suporter
-
Polresta Malang Kota Bongkar 32 Kasus Narkoba dalam Sebulan, Mahasiswa Ikut Terseret
-
31 Wisatawan yang Diamuk Massa di Pantai Wedi Awu Positif Narkoba, Kini Masuk Rehab
-
Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya