Scroll untuk membaca artikel
Bernadette Sariyem
Kamis, 17 Oktober 2024 | 18:06 WIB
Presiden dan Wakil Presiden Terpilih, Prabowo dan Gibran (IG/@prabowo)

Nuruddin menilai bahwa meski kabinet terlihat "gemuk", langkah ini bisa membuat kementerian lebih fokus dalam menjalankan tugasnya.

"Misalnya, pemisahan antara pekerjaan umum dan perumahan sangat penting, agar setiap kementerian bisa fokus pada bidangnya," ungkapnya.

Isu lain yang menarik perhatian adalah upaya Prabowo untuk mengembalikan tradisi dalam penunjukan menteri.

Nama Abdul Mu’ti dari Muhammadiyah disebut-sebut akan memimpin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sementara Nasaruddin Umar dari NU kemungkinan akan ditunjuk sebagai Menteri Agama.

Baca Juga: Dari Beras Hingga Susu, Kabupaten Malang Siap Penuhi Target Swasembada Pangan Prabowo-Gibran

"Ini sepertinya cara Prabowo mengembalikan tradisi yang sempat tidak dilakukan di era Jokowi," tambah Nuruddin.

Selain itu, beberapa jabatan penting, seperti Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan, masih belum terisi. Nuruddin menyebutkan bahwa Prabowo mungkin perlu sosok baru di Kemenkeu, mengingat Sri Mulyani sudah terlalu lama menjabat.

"Prabowo membutuhkan sosok yang lebih nasionalis, bukan pro kapitalis seperti Sri Mulyani," ujarnya.

Salah satu tokoh yang juga mengejutkan masuk dalam radar adalah Veronica Tan, mantan istri Ahok. Penunjukan Veronica, menurut Nuruddin, memiliki muatan politis yang kuat, mengingat dukungan politiknya terhadap Prabowo.

"Jika Veronica menjabat sebagai menteri atau wakil menteri, ini jelas sarat dengan kepentingan politik," pungkas Nuruddin.

Baca Juga: Pengamat: Penghapusan Jurusan di SMA Bisa Hapus Stigma 'Anak IPA' dan 'Anak IPS'

Kontributor : Elizabeth Yati

Load More