SuaraMalang.id - Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu 2024, Kris Dayanti (KD) dan Kresna Dewanata Prosakh (Dewa), menghadiri pengajian rutin Muhammadiyah Kota Batu pada Selasa (15/10/2024).
Kedatangan KD-Dewa di Masjid Padang Mahsyar, Desa Gunungsari, Kota Batu, disambut antusias oleh jamaah, terutama ibu-ibu Aisiyah.
Saat KD dan Dewa tiba, ratusan jamaah yang terdiri dari bapak-bapak dan ibu-ibu langsung bereaksi histeris. Ibu-ibu berebut untuk berfoto dengan Kris Dayanti, yang dikenal sebagai Diva Indonesia.
"Iya, di mana-mana, kalau Mbak KD datang, reaksinya ibu-ibu ya seperti itu, mereka berebut selfie," ujar Faris Fatoni, Sekretaris DPC Nasdem Kota Batu, yang turut mendampingi kedatangan Dewa.
KD dan Dewa hadir sekitar pukul 17.00 WIB, saat pengajian hampir berakhir. Kehadiran mereka pun mengundang perhatian dan sambutan hangat dari jamaah yang hadir.
Ketua Majelis Tabliq Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Batu, Dr KH Nurbani Yusuf MSi, menyatakan bahwa Muhammadiyah tetap netral meski ketiga pasangan calon telah bersilaturahmi dengan mereka.
"Kami warga Muhammadiyah tetap menjalin hubungan baik dengan ketiganya. Semua yang datang, ya kita doakan," ungkap Nurbani.
Namun, Nurbani mengakui bahwa ia memiliki hubungan emosional khusus dengan Dewa, yang pernah menjadi mahasiswanya di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
"Mungkin tak banyak yang tahu kalau Mas Dewa itu mahasiswa saya saat S1 di UMM. Jadi, ada ikatan guru dan murid," jelasnya.
Baca Juga: Rp 50 Juta per RT per Tahun: Janji Manis Calon Wali Kota Malang atau PHP?
Nurbani juga mengenal Kris Dayanti dengan baik, terutama karena nenek KD dulu adalah aktivis Aisiyah, organisasi wanita Muhammadiyah. Hal ini semakin memperkuat hubungan emosional yang dimiliki antara KD dan warga Muhammadiyah.
Kehadiran KD dan Dewa di acara pengajian ini menjadi momen istimewa bagi warga Muhammadiyah, sekaligus panggung reuni antara dosen dan mahasiswa.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Rp 50 Juta per RT per Tahun: Janji Manis Calon Wali Kota Malang atau PHP?
-
Kunjungi Pabrik Kerupuk, Emil Dardak Janjikan Dukungan untuk IKM
-
Nurochman-Heli Janjikan Perluas PIP, Ribuan Pelajar di Batu Bakal Dapat Bantuan Pendidikan
-
Gen Z dan Milenial Dominasi Kunjungan Poli Jiwa di Batu, Ada Apa?
-
Paslon Borong Sembako, Warga Malang Terancam Inflasi? Ini Kata Pj Wali Kota
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Teror Pocong Begal Hantui Malang Raya: Polisi Beri Peringatan Keras
-
Tanpa Gedung Tapi Moncer: KDMP Senggreng Raup Omzet Puluhan Juta Modal di Teras Desa
-
Arema FC vs PSIM: Misi Singo Edan Segel Kemenangan Ketiga Beruntun
-
Jasad Bayi Ditemukan di Kantong Plastik di Tepi Jalan Malang, Polisi Buru Pelaku Lewat Rekaman CCTV
-
Alarm Bahaya dari Malang: Saat Anak-anak Mulai Mahir Menggasak Motor dan Membobol Rumah