-
Polresta petakan Kedungkandang rawan perang sarung Ramadan.
-
Patroli gabungan ditingkatkan cegah tawuran dan kejahatan.
-
Bhabinkamtibmas sosialisasi aturan Ramadhan ke masjid.
SuaraMalang.id - Jajaran Polresta Malang Kota mencegah aksi perang sarung yang kerap menjadi sumber petaka generasi muda saat bulan suci Ramadan di Kota Malang, Jawa Timur (Jatim).
Polresta Malang Kota juga telah memetakan sejumlah wilayah rawan, dengan Kecamatan Kedungkandang sebagai titik yang dinilai paling berpotensi terjadi aksi perang sarung.
Langkah antisipasi terhadap perang sarung di Kota Malang dilakukan berdasarkan evaluasi patroli dan pengamanan pada Ramadan tahun sebelumnya.
Kepala Bagian Operasional Polresta Malang Kota, Kompol Wiwin Rusli, mengatakan bahwa hasil pemetaan menunjukkan adanya potensi kerawanan di wilayah tertentu.
“Berdasarkan informasi yang ada di daerah Kedungkandang (rawan perang sarung), tetapi kami tetap memberikan atensi ke semua daerah yang masuk wilayah hukum Polresta Malang Kota,” kata Wiwin, Sabtu (21/2/2026).
Aksi perang sarung di Kota Malang dinilai bukan sekadar permainan tradisional. Aktivitas ini berpotensi memicu tawuran dan mengancam keselamatan masyarakat.
Dalam sejumlah kasus, pihak yang terlibat menyisipkan batu ke dalam sarung sehingga dapat melukai orang lain saat terkena sabetan.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polresta Malang Kota meningkatkan intensitas patroli, khususnya di wilayah yang telah dipetakan rawan.
Patroli tidak hanya dilakukan oleh unsur kepolisian, tetapi juga melibatkan petugas gabungan dari berbagai unsur dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang.
Selain fokus pada potensi perang sarung, aparat juga melakukan pengawasan terhadap penggunaan petasan serta mengantisipasi kejahatan jalanan seperti penjambretan dan pencurian kendaraan bermotor. Langkah ini dilakukan guna menjaga situasi tetap kondusif selama bulan suci.
“Kami melakukan antisipasi terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat lainnya,” katanya.
Tak hanya patroli, upaya pencegahan juga dilakukan melalui pendekatan persuasif. Bhabinkamtibmas di setiap kelurahan diinstruksikan berkeliling untuk menyosialisasikan aturan selama Ramadhan yang diterbitkan Pemerintah Kota Malang dalam bentuk surat edaran wali kota.
Sosialisasi juga menyasar seluruh takmir masjid di Kota Malang. Melalui pendekatan tersebut, diharapkan masyarakat dapat lebih fokus menjalankan ibadah dan tidak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban.
“Alangkah baiknya di bulan Ramadan yang penuh khidmat ini, fokus melaksanakan ibadah seperti salat tarawih atau tadarus,” tuturnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Gantikan Presisi, Polri Resmi Usung Slogan Baru 'Polisi Bersama Masyarakat'
-
Apakah Polisi Boleh Punya Tato? Ini Aturan Tegas dan Sanksinya
-
Dinilai Paling Paham 'Jeroan' Ibu Kota, DPRD DKI Minta Kapolri Baru Perkuat Keamanan Jakarta
-
Viral Tawuran di Matraman Raya, Polisi Smackdown Pelajar Berpakaian Sekolah
-
Aksi peringatan empat tahun Tragedi Kanjuruhan di Balai Kota Malang
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Nasib Tragis Mantan Kepala SMPN 18 Malang: Dicopot Jabatan Kini Kasusnya Naik Penyidikan
-
Lewat BRILink Agen, BRI Dorong Inklusi Keuangan Warga Pelangiran di Wilayah Perairan Provinsi Riau
-
PELOPOR BRI 2026 Perkuat Komitmen BRI Bangun Ekosistem Antikorupsi
-
Motor Mahasiswa Raib 'Distep' Maling, Pelaku Kena Jebak Pas Mau COD
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Dorong Kesempatan Kerja Setara lewat Pelatihan