SuaraMalang.id - Arema FC memanfaatkan jeda kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 selama tiga pekan dengan menggelar latihan fisik intensif di Kebun Raya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (5/10/2024) lalu.
Sesi latihan ini menjadi bagian dari program khusus untuk meningkatkan kondisi fisik penggawa Singo Edan agar siap menghadapi rangkaian laga selanjutnya.
Pelatih Fisik Arema FC, Gustavo Correa, menjelaskan bahwa latihan fisik tersebut bertujuan untuk mengembalikan kebugaran pemain setelah libur.
Menurutnya, meski lokasi latihan kali ini berbeda, konsep dan metode latihan masih sama seperti sebelumnya.
“Tidak ada yang berbeda. Kalau cara kami latihan fisik masih sama. Sebelumnya kami latihan di pantai, sekarang di Kebun Raya. Ini bagian dari program yang sudah direncanakan untuk menjaga kebugaran para pemain,” ujar Gustavo.
Pelatih Kepala Arema FC, Joel Cornelli, menambahkan bahwa latihan fisik di Kebun Raya Purwodadi ini merupakan bagian dari persiapan panjang untuk menghadapi jadwal padat setelah jeda kompetisi.
Arema FC dijadwalkan akan menghadapi tiga laga berat secara beruntun, yakni melawan Malut United (19 Oktober), Persija Jakarta (26 Oktober), dan Barito Putera (1 November).
Menurut Joel, latihan fisik intensif ini dilakukan untuk memastikan kondisi fisik pemain dalam performa terbaik ketika kompetisi kembali bergulir.
Ia menganggap masa jeda ini sebagai waktu yang ideal untuk membangun kembali stamina dan kekuatan pemain.
Baca Juga: Singo Edan Banjir Sponsor! Arema FC Gaet 4 Brand Baru, 1 Kembali Merapat
“Kami memanfaatkan jeda kompetisi ini dengan melakukan latihan fisik intensif selama sepekan. Ini adalah waktu yang bagus untuk menyiapkan diri untuk tiga pertandingan berikutnya,” kata pelatih asal Brasil tersebut.
Latihan fisik intensif di lokasi-lokasi khusus seperti pantai atau Kebun Raya bukan hal baru bagi tim Singo Edan.
Joel Cornelli mengungkapkan bahwa latihan fisik dengan medan khusus seperti ini sudah menjadi tradisi Arema FC setiap kali ada libur kompetisi yang agak panjang.
“Baik itu di pantai, Kebun Raya, atau bahkan di Kota Batu, latihan fisik seperti ini sudah menjadi tradisi bagi Arema ketika ada libur kompetisi yang agak lama. Ini untuk menjaga kondisi para pemain tetap optimal,” imbuh Joel.
Dalam sesi latihan fisik di Kebun Raya Purwodadi, tim pelatih memberikan menu latihan khusus yang menitikberatkan pada peningkatan stamina, kekuatan otot, dan ketahanan fisik pemain.
Program ini dilakukan secara bertahap agar para pemain siap menerima beban latihan lebih berat di pekan kedua.
Berita Terkait
-
Singo Edan Banjir Sponsor! Arema FC Gaet 4 Brand Baru, 1 Kembali Merapat
-
Rumput Baru, Strategi Anyar: Arema FC Buru Lawan Uji Coba di Blitar
-
Aroma Balas Dendam di Laga Arema vs Malut United, Siapa Lebih Unggul?
-
Waspada Serangan Balik Mematikan, Arema FC Antisipasi Kebangkitan Malut United
-
Joel Cornelli Siapkan Skema Kejutan, Pemain Muda Arema FC Siap Unjuk Gigi
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang