SuaraMalang.id - Pelatih Arema FC, Joel Cornelli, melayangkan pujian kepada Malut United, tim promosi yang akan menjadi lawan Arema FC di pekan kedelapan Liga 1 2024/2025.
Pertandingan yang akan digelar pada Sabtu (19/10/2024) pukul 15.30 WIB di Stadion Soepriadi, Kota Blitar, ini menjadi laga penting bagi kedua tim yang saat ini memiliki perolehan poin yang sama di klasemen sementara.
Joel menegaskan bahwa Malut United, yang saat ini menempati peringkat ke-11, tidak bisa dipandang sebelah mata.
Menurutnya, tim besutan Imran Nahumarury tersebut memiliki performa impresif sejauh ini, bahkan mampu merepotkan tim-tim besar dengan permainan solid dan strategi serangan balik cepat.
“Kami punya waktu yang bagus untuk menganalisis Malut United. Mereka adalah tim yang bagus, seperti tim-tim Liga 1 lainnya. Mereka memainkan permainan yang bagus sejauh ini. Jadi kita perlu berhati-hati dan menyiapkan strategi yang tepat,” ungkap Joel.
Sejak promosi ke Liga 1 musim ini, Laskar Kie Raha—julukan Malut United—mampu menunjukkan performa yang solid.
Tim asuhan Imran Nahumarury berhasil menahan beberapa tim kuat dan meraih hasil positif, termasuk kemenangan 1-0 atas PSS Sleman di kandangnya, sementara Arema justru kalah 1-3 dari PSS di tempat yang sama.
Hasil ini menunjukkan bahwa Malut United bukanlah lawan yang mudah ditaklukkan, terutama jika mengandalkan skema permainan defensif yang efektif.
“Sejauh ini, mereka sudah membuktikan bahwa mereka bukan sekadar tim promosi. Mereka bisa memberikan perlawanan kepada tim-tim besar. Itulah mengapa kami tidak boleh menganggap remeh kekuatan mereka,” tambah Joel.
Baca Juga: Kalahkan Pemain Senior, 2 Wonderkid Arema FC Ini Rajai Menit Bermain
Berdasarkan hasil analisis tim pelatih Arema, Joel Cornelli menyoroti bahwa kekuatan utama Malut United terletak pada transisi cepat dari bertahan ke menyerang.
Malut United kerap menerapkan strategi bertahan dengan sangat baik sebelum melancarkan serangan balik yang cepat dan terukur. Pola ini membuat mereka kerap menyulitkan lawan-lawannya yang dominan dalam penguasaan bola.
“Malut United adalah tim yang lebih banyak bermain dengan skema serangan balik. Mereka lebih banyak menikmati momen bertahan, untuk kemudian melakukan transisi serangan balik dengan cepat. Itu yang perlu kita antisipasi,” ujar pelatih asal Brasil tersebut.
Joel Cornelli menyadari bahwa hal ini bisa menjadi ancaman serius bagi lini pertahanan Arema FC jika tidak diantisipasi dengan baik.
Oleh karena itu, ia mengaku telah menyiapkan kontra strategi untuk meredam kekuatan utama Malut United dan menjaga agar timnya tidak mudah terjebak oleh skema serangan balik lawan.
“Kami sudah menyiapkan beberapa rencana untuk menghadapi transisi cepat mereka. Pemain harus fokus dan menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan,” tandas Joel.
Berita Terkait
-
Kalahkan Pemain Senior, 2 Wonderkid Arema FC Ini Rajai Menit Bermain
-
Singo Edan Tak Kenal Libur! Arema FC Ganas Berlatih Demi Puncak Klasemen
-
Tak Mau Berleha-leha, Arema FC Berencana Gelar Uji Coba Saat Libur Kompetisi
-
Peringatan 2 Tahun Tragedi Kanjuruhan: Doa dan Tahlil di Pintu 13
-
Pemain Arema FC Beri Bocoran Soal Strategi Lawan PSIS Semarang
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kasus Super Flu Kota Malang Diklaim Terkendali, Seluruh Pasien Sembuh!
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah
-
Kronologi Yai Mim Jadi Tersangka Pornografi, Ini Penjelasan Polresta Malang Kota