SuaraMalang.id - Kasus pengeroyokan yang dilakukan sejumlah oknum pesilat hingga menewaskan seorang remaja berinisial ASA (17) di Karangploso, Kabupaten Malang memasuki babak baru.
Polisi meningkatkan dua orang dari saksi menjadi tersangka, yakni berinisial NR (28) dan AS (23). Salah satunya merupakan Ketua Rayon PSHT di Karangploso.
Kasat Reskrim Polres Malang AKP Muchammad Nur mengatakan, kedua orang tersebut menambah jumlah tersangka.
Total saat ini ada 12 oknum pesilat yang ditetapkan tersangka. "Kami menambahkan dua tersangka, sehingga total tersangka saat ini menjadi enam dewasa dan enam anak-anak," kata Muchammad Nur dilansir dari Antara, Rabu (15/9/2024).
Dia mengatakan, penetapan dua tersangka tersebut usai unit PPA melalukan pengembangan atas kasus tersebut.
Tersangka NR yang merupakan warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu memiliki peran ikut menganiaya korban.
Tidak hanya itu, NR yang merupakan senior membiarkan pelaku lainnya dalam melakukan penganiayaan berujung tewasnya ASA. "Dua memukul korban di bagian pipi sebanyak satu kali dan membiarkan tersangka lain melakukan aksi kekerasan," ucapnya.
AS warga Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso bertanggung jawab terhadap aktivitas latihan saat berlangsungnya kejadian pengeroyokan, sekaligus diduga melakukan pembiaran terhadap tindak kekerasan kepada korban.
Polisi menjerat kedua pelaku dengan Pasal 80 ayat (3) jo Pasal 76C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun.
Baca Juga: Hujan Deras di Malang, Jembatan Embong Rojo Ambruk Terseret Arus
Untuk diketahui, polisi sebelumnya telah menetapkan 10 tersangka yang empat orang di antaranya dewasa, yaitu berinisial ARG (19), S (20), ICS (25), dan MAY (19). Sedangkan sisanya masih berusia di bawah umur.
"Proses penyidikan masih terus berjalan. Kami melakukan pendalaman lebih lanjut," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Gunung Semeru Membara: Nasib 170 Pendaki di Ranu Kumbolo Akhirnya Terjawab
-
Koperasi Awards 2026: BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!
-
BRI Gelar Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara, UMKM Lokal Ikut Tumbuh
-
Wajah Baru Stasiun Malang 2026: Tak Lagi Sekadar Transit, Bakal Jadi Surga UMKM