SuaraMalang.id - Bupati Malang, HM Sanusi, resmi mengumumkan akan mengambil cuti kampanye mulai tanggal 25 September hingga 23 November 2024, sebagai bagian dari persiapannya untuk maju kembali dalam Pilkada 2024.
Pengumuman ini disampaikan dalam sebuah apel yang berlangsung di Pendapa Agung Kabupaten Malang, pada Selasa (17/9/2024), yang juga bertindak sebagai momen perpisahan dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang.
Dalam acara tersebut, Bupati Sanusi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para ASN atas dukungan dan kerja keras mereka selama masa jabatannya.
"Terima kasih karena telah membantu kinerja pemerintah dan kini Pemkab Malang telah mendapatkan beragam prestasi," ucap Bupati Sanusi.
Ia juga meminta maaf jika terdapat kekurangan selama masa kepemimpinannya.
Selain itu, Bupati Sanusi juga menyerahkan beberapa fasilitas transportasi berupa sepeda motor bagi para penyuluh Keluarga Berencana (KB), menandai salah satu dari serangkaian agenda yang diadakan dalam apel tersebut.
Seusai apel, ia menyempatkan diri untuk bersalaman dengan para ASN, di mana banyak dari mereka mengabadikan momen bersama.
Menjelang cuti kampanye, Bupati Sanusi berpesan kepada semua ASN untuk tetap loyal kepada semua pimpinan, termasuk kepada yang nantinya akan menggantikan sementara posisinya.
"Yang penting, ASN itu harus loyal, tegak lurus kepada pimpinan agar tidak ada matahari kembar di Kabupaten Malang," tegasnya.
Sanusi berharap bahwa dengan loyalitas yang konsisten, semua program pemerintah akan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat.
Bupati Sanusi dijadwalkan untuk kembali aktif setelah masa cuti kampanye selesai, dengan harapan dapat melanjutkan berbagai inisiatif pembangunan dan program yang telah dimulai selama periode sebelumnya.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
KPU Kabupaten Malang Petakan Daerah yang Butuh Perhatian Khusus untuk Distribusi Logistik Pilkada 2024
-
KPU Buka Pendaftaran KPPS untuk Pemilu 2024, Berikut Tugas dan Tanggung Jawab Petugas KPPS
-
Bawaslu Kota Malang: Pilkada Serentak 2024 Berpotensi Lebih Rawan Dibandingkan Pileg
-
Ada Dua Calon, PDIP Malang: Kami Solid Dukung Sanusi
-
KPU Kota Malang Persiapkan 5 TPS Khusus di LP untuk Pemilu 2024
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Warga Malang Geger Hujan Es Sebesar Kerikil, Jangan Panik! Kenali Tanda-Tandanya
-
Rey di Malang Akui Istri Sudah Tahu Dirinya Perempuan Sebelum Menikah, Kini Berujung Polisi
-
Tak Curiga Waktu Pacaran: Kisah Intan Perempuan Asal Malang Miliki Suami Seorang Wanita
-
Suami Intan Ternyata Perempuan: Kedok Palsu Terbongkar saat Malam Pertama
-
Nestapa Perajin Tempe Sanan Malang: Terjepit Harga Kedelai Dunia Terpaksa Sunat Ukuran 1 Cm