SuaraMalang.id - Menjelang penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Malang pada Pilkada Kabupaten Malang 2024, tensi politik di wilayah tersebut semakin memanas.
Hal ini disebabkan oleh adanya dua bakal calon Bupati Malang yang sama-sama berasal dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, yaitu HM Sanusi dan Gunawan Wibisono.
Dari dua kader tersebut, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, akhirnya memberikan rekomendasi resmi kepada HM Sanusi untuk maju sebagai Calon Bupati Malang dalam Pilkada 2024.
Pasangan Sanusi-Lathifah Shohib pun resmi diusung oleh partai berlambang banteng tersebut.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto, menegaskan bahwa meskipun ada dua kader PDI Perjuangan yang maju, seluruh kader di Kabupaten Malang diharapkan tegak lurus mengikuti keputusan DPP.
Ia juga mengakui adanya kemungkinan pergeseran dukungan dari sebagian kader ke calon lain, namun melalui rapat koordinasi, partai terus mengingatkan agar semua tetap solid mendukung Sanusi-Lathifah Shohib.
"Dimungkinkan ada pergeseran suara ke paslon lain. Tapi melalui rapat koordinasi, kami mengingatkan seluruh struktural untuk tegak lurus mengikuti keputusan DPP," jelas Didik saat diwawancarai.
Sebagai langkah konsolidasi, PDI Perjuangan Kabupaten Malang akan menggelar Rapat Kerja Anak Cabang Khusus (Rakercabsus) yang diperluas di setiap kecamatan, desa, dan kelurahan. Rapat ini akan melibatkan hingga tingkat anak ranting, termasuk sayap partai, di 33 kecamatan, 390 desa dan kelurahan, serta 1.058 anak ranting.
"Setelah Rakercabsus, kami akan melaksanakan Rakerancabsus yang diperluas hingga ke anak ranting. Ini sebagai upaya memperkuat soliditas di seluruh struktur partai di Kabupaten Malang," tambah Didik.
Baca Juga: GUS Siapkan 'Satu Desa Satu Ambulans' dalam Pilkada Malang 2024
Sementara itu, Gunawan Wibisono, yang juga menjadi bakal calon bupati, masih optimis bahwa dirinya mendapat dukungan kuat dari para kader PDI Perjuangan di tingkat bawah (grassroots). Gunawan meyakini bahwa para loyalis di lapangan masih mendukungnya meski ia tidak mendapatkan rekomendasi resmi dari DPP.
"Saya punya keyakinan hati mereka (loyalis kader PDI Perjuangan Kabupaten Malang) di grassroots masih memilih saya," ucap Gunawan dengan penuh optimisme.
Dengan meningkatnya tensi politik di Kabupaten Malang, pertarungan antara Sanusi-Lathifah Shohib dan calon lainnya diprediksi akan semakin ketat, terutama di kalangan internal partai PDI Perjuangan yang harus menjaga soliditas di tengah dinamika politik ini.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
GUS Siapkan 'Satu Desa Satu Ambulans' dalam Pilkada Malang 2024
-
Risma Rencanakan Pembangunan SMK Pertanian dan Perikanan Modern di Kabupaten Malang Jika Terpilih sebagai Gubernur Jatim
-
KPU Kabupaten Malang Nyatakan Dua Paslon Memenuhi Syarat Untuk Pilkada 2024
-
Partai Demokrat Kota Malang Komitmen Dukung Penuh Pasangan Moch Anton dan Dimyati Ayatullah di Pilkada 2024
-
Analisis Pengamat: Pilkada Malang 2024, Tak Ada Calon Dominan
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Wajah Baru Stasiun Malang 2026: Tak Lagi Sekadar Transit, Bakal Jadi Surga UMKM
-
Angkot Malang Naik Kelas: Kini Ber-GPS, Siap Jemput Pelajar Gratis Bulan Ini
-
Tangis Haru Pecah di Taiwan, BRI Pertemukan Yuni dengan Sang Ibu Setelah Hampir 10 Tahun
-
Resmi Diluncurkan di Taiwan, BRImo Jadi Andalan BRI Layani Kebutuhan Finansial Diaspora Indonesia
-
Penggerebekan di Lawang: Polisi Temukan Ribuan Ekstasi Tersembunyi dalam Boneka