SuaraMalang.id - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Malang telah memastikan akan melanjutkan koalisi dengan Partai Gerindra dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Malang 2024.
Kedua partai yang sebelumnya telah bersatu dalam Koalisi Indonesia Maju untuk mendukung pasangan Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres terakhir, kembali bersinergi untuk pertarungan politik lokal.
Ketua DPD PSI Kota Malang, Achmad Faried, menjelaskan bahwa koalisi antara Gerindra dan PSI merupakan kelanjutan dari kerjasama yang telah terbina di tingkat nasional.
“Dari Koalisi Indonesia Maju, PSI dan Gerindra ini kan sudah sepaket. Di Kota Malang, karena Gerindra memiliki enam kursi dan PSI dua, maka secara otomatis, konsepnya sih kalau calon wali kota akan diusung oleh Gerindra,” ucap Faried saat diwawancarai, Rabu (10/7/2024).
Namun, untuk dapat secara resmi mengusung calon wali kota dan wakilnya, gabungan partai tersebut masih memerlukan tambahan satu kursi legislatif lagi, mengingat syarat untuk mengusung kandidat di Kota Malang adalah sembilan kursi.
“Kekurangannya menjadi tanggung jawab PSI. Kami akan mencari setidaknya satu kursi lagi untuk memenuhi kuota dari sembilan kursi yang dibutuhkan,” tambah Faried.
Lebih lanjut, Faried menyatakan bahwa Kota Malang termasuk salah satu dari tiga daerah di Jawa Timur yang menjadi target kemenangan penting bagi DPP PSI, dengan dua daerah lainnya adalah Kabupaten Madiun dan Kota Surabaya.
“Ketua DPP memang menetapkan Surabaya, Kota Malang, dan Madiun sebagai fokus utama. Kami diminta untuk menang di ketiga daerah tersebut, meskipun target yang diberikan hanya tiga dari total 38 daerah,” jelas Faried.
Koalisi PSI dan Gerindra di Kota Malang ini menunjukkan strategi partai dalam memperkuat posisi mereka di kancah politik lokal, sekaligus memperluas pengaruh mereka di Jawa Timur.
Baca Juga: Bantah Mundur! Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat: Saya Masih Kerja, Kerja, Kerja
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Bantah Mundur! Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat: Saya Masih Kerja, Kerja, Kerja
-
Surat Rahasia dari Megawati? Ini Tugas Khusus Bupati Sanusi Jelang Pilkada Kabupaten Malang
-
Pasca Prabowo-Gibran, Gerindra-PSI Kembali Mesra di Pilkada Kota Malang
-
Beredar Kabar Abah Anton Kantongi Rekomendasi PKB, Fatchullah Buka Suara
-
Permohonan Dikabulkan, Asa Sam HC dan Rizky Boncell Maju Pilwali Malang Terjaga
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Cuci 500 Kg Singkong Cuma Sejam! Mahasiswa UMM Ciptakan Mesin Ajaib Penolong UMKM
-
Sekolah Rakyat di Malang Belum Punya Gedung Permanen, Ini Respons Dudung Abdurachman
-
Cahaya di Ruang Periksa: Polres Malang Kini Punya Fasilitas Canggih Anti-Manipulasi