SuaraMalang.id - Dalam memilih hewan kurban untuk perayaan Idul Adha, tidak semua hewan dapat digunakan sesuai dengan aturan syariat Islam.
Ustad Muhammad Edi Riski dari Pesantren Darus Solah, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, menjelaskan bahwa hanya tertentu jenis hewan ternak yang diizinkan untuk kurban, yaitu unta, sapi, dan kambing atau domba.
"Hewan yang diizinkan untuk dijadikan kurban adalah hewan ternak yang tidak memiliki kuku dan taring, seperti unta, sapi, dan kambing atau domba," kata Ustad Edi, dikutip hari Minggu (16/6/2024).
Ia menambahkan, "Hewan seperti kelinci dan ayam yang memiliki kuku tidak diperbolehkan dalam syariat untuk dijadikan kurban."
Kriteria ketat yang harus dipenuhi oleh hewan kurban tidak hanya terbatas pada jenisnya, tapi juga kondisi fisiknya.
Hewan kurban harus dalam kondisi sehat, tidak cacat, dan tidak sedang hamil. Untuk usia, unta harus berusia di atas lima tahun, sapi di atas tiga tahun, dan kambing atau domba di atas dua tahun.
Kebijakan ini diambil berdasarkan hadis dan ajaran ulama yang mendasari praktik berkurban dalam Islam, yang merupakan ibadah sunah bagi mereka yang mampu.
"Syarat ini sudah tidak boleh ditawar, karena sudah tercantum di dalam Alquran," lanjut Ustad Edi.
Menyikapi hal ini, Ustad Edi mengingatkan bahwa meskipun berkurban adalah ibadah sunah, setiap umat Islam yang dianggap mampu dan memenuhi syarat dianjurkan untuk melaksanakannya sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah SWT.
Baca Juga: Heboh! Imam Salat Idul Adha di UIN Malang Perempuan, Begini Ceritanya
Praktik berkurban ini tidak hanya sebagai bentuk ibadah, tapi juga sebagai sarana untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama, khususnya mereka yang kurang mampu, melalui distribusi daging kurban.
Karena itu, pemilihan hewan kurban yang sesuai syariat sangat penting untuk memastikan bahwa ibadah kurban dapat dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan ajaran Islam.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Heboh! Imam Salat Idul Adha di UIN Malang Perempuan, Begini Ceritanya
-
Harga Turun, Pembeli Sepi, Pedagang Kambing Kurban di Malang Gigit Jari
-
Awas! Kambing Sakit Ditemukan di Lapak Hewan Kurban Kota Malang
-
Waspada Harga Bawang Merah Naik Jelang Idul Adha, Pemkot Malang Gerak Cepat
-
Wajib Ada Label! Pj Wali Kota Batu Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Aman
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC