SuaraMalang.id - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang akan menyediakan seragam gratis bagi siswa dari keluarga tidak mampu.
Jumlahnya sebanyak 5000 seragam untuk siswa kelas 1 SD dan 1 SMP.
"Kami sudah menganggarkan. Tapi ya memang tidak buat semuanya gratis," kata Suwarjana, Kepala Disdikbud Kota Malang, Kamis (13/6/2024).
Untuk mendapatkan seragam gratis itu adalah dengan menyampaikan kondisinya agar mendapat fasilitas itu. Per jenjang akan dibantu/difasilitasi sekitar 2500 per jenjang.
Yaitu untuk siawa kelas 1 SD dan kelas 1 SMP. Untuk mendapatkan itu, sekolag harus mengajulan ke dinas.
"Bentuknya sudah seragam jadi," kata dia.
Karena itu diperlukan data terkait ukuran siswa. Dengan telah menjadi seragam jadi, maka orangtua tidak perlu lagi menjahitkan lagi karena mengeluarkan anggaran lagi.
Program seragam gratis ini bukan pertama kalinya diadakan Disdikbud. Tahun sebelumnya juga ada.
Menurut dia, untuk seragam baru siswa tidak harus beli di sekolah.
Baca Juga: Sindikat 'Pengganjal ATM' Beraksi di 20 Lokasi, Berakhir di Tangan Polisi Malang
"Kami tidak mewajibkan membeli. Bebas. Yang penting pakai seragam," katanya.
Jika masih belum bisa memakai seragam baru, Suwarjana berpesan tidak ada pemaksakan sampai kapan memakai seragamnya.
"Pakai seragamnya sampai mereka punya," kata dia.
Seragam sekolah tidak ada perubahan. Untuk jenjang SD memakai seragam merah putih. Dan seragam SMP adalah putih dan biru.
Kontributor : Elizabeth Yati
Tag
Berita Terkait
-
Sindikat 'Pengganjal ATM' Beraksi di 20 Lokasi, Berakhir di Tangan Polisi Malang
-
Jadwal Lengkap Proliga 2024 Seri Malang: Duel Panas BIN vs BJB dan STIN BIN vs LavAni
-
Proliga 2024: GOR Ken Arok Malang Membara!
-
Dua Kali Insiden! Keamanan Kolam Ikan Mie Gacoan Dipertanyakan, Orang Tua Resah
-
Awas! Kambing Sakit Ditemukan di Lapak Hewan Kurban Kota Malang
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Optimistis Tumbuh Berkelanjutan, BRI Konsisten Perkuat Kepercayaan Lewat Buyback Saham
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar
-
BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya