SuaraMalang.id - Warga Dusun Kebonrejo, Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, digegerkan oleh kejadian ambruknya pohon mahoni berukuran besar yang melintang di jalan raya dan menimpa rumah milik Kosidah, 49 tahun.
Insiden ini terjadi pada Rabu (17/4) sekitar pukul 10.00, saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Pohon dengan diameter 25 centimeter dan tinggi sekitar 10 meter itu roboh dan langsung menimpa rumah Kosidah yang berada tepat di seberang jalan.
"Saya sedang duduk di ruang tamu saat itu dan melihat pohon itu ambruk ke arah rumah saya. Saya langsung lari ke dapur," ujar Kosidah, Kamis (18/4/2024).
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun bagian atas teras depan rumah Kosidah mengalami kerusakan.
"Rumah saya rusak hanya di bagian atas teras depan," tambahnya.
Warga setempat bergegas ke lokasi untuk membantu. Mereka gotong royong membersihkan ranting dan batang pohon yang menimpa teras rumah Kosidah serta memotong bagian pohon yang masih melintang di jalan raya menggunakan chainsaw.
"Warga membantu dengan menggergaji pohon, pohon itu besar sekali," kata Kosidah mengenai partisipasi warga.
Ipda Gatot Suryawan, Kanit Reskrim Polsek Bangorejo, mengonfirmasi bahwa ini adalah bencana alam dan memastikan tidak ada korban jiwa dari insiden tersebut.
"Pemilik rumah selamat, terasnya hancur dan kaca depan pecah," ungkapnya.
Selain rumah Kosidah, rumah tetangga di sekitarnya juga mengalami kerusakan, meskipun tidak terlalu parah. Genting di bagian belakang beberapa rumah rontok terkena ranting dan dedaunan dari pohon yang ambruk.
"Ukuran pohon memang besar, untuk membersihkan membutuhkan alat gergaji mesin," terang Gatot.
Pihak kepolisian dan warga terus berkoordinasi untuk membersihkan area dan memastikan keamanan di sekitar lokasi kejadian.
Insiden ini menjadi peringatan bagi warga setempat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya pohon tumbang terutama selama musim hujan.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Kebakaran di SMPN 2 Rogojampi Tidak Ganggu Kegiatan Belajar Mengajar
-
Dikira Bau Sampah, Hadi Temukan Mayat di Sungai Rogojampi
-
Tragedi Sungai Kelisetail: Pemuda Banyuwangi Ditemukan Tewas Setelah Hilang Dua Hari
-
Gegar Otak, Seorang Pria Tewas Usai Tabrak Pohon Mahoni
-
Kebakaran Hebat Landa Kandang Ayam di Banyuwangi, Puluhan Ribu Ayam Hangus
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
Beri Apresiasi untuk Nasabah, BRI Hadirkan Promo Spesial di Hari Pelanggan Nasional 2026
-
Tergiur Cuan Instan di Telegram, Bendahara RW di Malang Serahkan Rp126 Juta Kas Warga ke Penipu
-
Warga Malang Hadapi Harga BBM Baru: Pertalite Jadi Primadona, Antrean Mengular hingga Stok Ludes
-
BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun, Pertumbuhan Bisnis dan Fundamental Makin Solid
-
Gunung Semeru Membara: Nasib 170 Pendaki di Ranu Kumbolo Akhirnya Terjawab