- Pertamina Patra Niaga menaikkan harga BBM nonsubsidi secara signifikan pada Selasa, 1 September 2026.
- Warga Kota Malang menyerbu SPBU untuk memburu Pertalite sehingga menyebabkan antrean panjang dan kekosongan stok.
- Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus menerjunkan tim ke lapangan guna menginvestigasi penyebab antrean dan kekosongan bahan bakar.
SuaraMalang.id - Selasa pagi (1/9/2026) di Kota Malang, deretan kendaraan sudah mengular panjang di hampir seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Pengumuman kenaikan harga sejumlah BBM nonsubsidi yang berlaku per hari ini memicu gelombang perburuan Pertalite.
Warga berbondong-bondong mengamankan slot di barisan antrean demi mendapatkan BBM harga lama, sementara stok di beberapa titik mulai menunjukkan tanda-tanda menyerah.
Pemandangan kontras terlihat di SPBU Lesanpuro, Ciliwung, hingga Gadang. Kendaraan roda dua dan empat menumpuk, menciptakan kepadatan yang luar biasa.
Namun, nasib kurang beruntung harus dialami para pengendara yang mendatangi SPBU Dirgantara, Sawojajar. Plang bertuliskan Pertalite Kosong menyambut mereka.
"Stok Pertalite kosong, hanya ada Pertamax," ujar seorang petugas keamanan SPBU Dirgantara dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Kondisi ini menciptakan dilema bagi warga. Adit, salah satu warga Lesanpuro, akhirnya harus mengalah pada keadaan.
Setelah gagal mendapatkan Pertalite di Sawojajar, ia memilih mengisi Pertamax daripada harus berjudi mencari SPBU lain yang belum tentu memiliki stok.
"Daripada nanti ke SPBU lain juga belum tentu ada dan pasti mengantre panjang lagi. Ya sudah, beli Pertamax saja dulu," keluh Adit.
Baca Juga: Gunung Semeru Membara: Nasib 170 Pendaki di Ranu Kumbolo Akhirnya Terjawab
Pertamina Patra Niaga memang melakukan penyesuaian harga per 1 September 2026. Meski Pertalite (Rp10.000) dan Pertamax (Rp15.950) harganya tetap, beberapa jenis BBM nonsubsidi lainnya mengalami lonjakan yang cukup signifikan.
Kenaikan paling tajam terasa pada jenis diesel. Harga Dexlite melonjak menjadi Rp23.700 per liter, naik signifikan sebesar Rp4.000.
Sementara itu, Pertamina Dex kini dibanderol Rp25.200 per liter, naik lebih dari Rp4.000 dari harga sebelumnya. Di lini bensin high-end, Pertamax Turbo kini menyentuh angka Rp19.600 per liter.
Merespons kekosongan stok dan antrean panjang di Kota Malang, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus langsung bergerak.
Area Manager Communication Relation & CSR, Ahad Rahedi, menyatakan pihaknya tengah melakukan investigasi di lapangan.
"Kami terjunkan tim ke lapangan untuk mengecek situasi di SPBU Kota Malang, mencari tahu penyebab pasti antrean dan kekosongan di beberapa titik," kata Ahad.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Warga Malang Hadapi Harga BBM Baru: Pertalite Jadi Primadona, Antrean Mengular hingga Stok Ludes
-
BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun, Pertumbuhan Bisnis dan Fundamental Makin Solid
-
Gunung Semeru Membara: Nasib 170 Pendaki di Ranu Kumbolo Akhirnya Terjawab
-
Koperasi Awards 2026: BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!