SuaraMalang.id - Perayaan Lebaran tahun 2024 membawa angin segar bagi perekonomian Kota Batu, Jawa Timur, dengan perkiraan perputaran ekonomi yang bisa menembus angka hingga Rp200 miliar.
Hal ini didukung oleh data kunjungan wisata yang mencapai angka 987 wisatawan selama periode liburan tersebut, menurut Kepala Diskominfo Kota Batu, Onny Ardiyanto.
Onny menjelaskan, perhitungan ini didasarkan pada jumlah pengeluaran rata-rata wisatawan yang diperkirakan menghabiskan sekitar Rp 1,8 juta per orang selama dua hari kunjungan.
"Kami mengacu pada analisis para ahli akademisi, yang mengamati pola pengeluaran wisatawan selama mereka berada di Kota Batu," ujarnya, Rabu (17/4/2024).
Rincian pengeluaran tersebut meliputi biaya akomodasi, transportasi, pembelian souvenir, makan dan minum, tiket wisata, transportasi lokal, jasa lainnya, parkir, dan penggunaan toilet.
"Akomodasi dan transportasi merupakan dua komponen terbesar dari total pengeluaran," tambah Onny.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Siddiq, menyatakan bahwa data kunjungan wisatawan yang mencapai 118.694 orang dari 6 hingga 12 April telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perkiraan total pendapatan.
"Dari jumlah tersebut, kami sudah melihat kontribusi sekitar Rp 215 miliar terhadap ekonomi lokal," kata Arief.
Data dari Dinas Perhubungan Kota Batu juga menunjukkan volume kendaraan yang mencapai 1.069.522 kendaraan selama periode tersebut, dengan kunjungan wisatawan rata-rata 16.952 orang per hari.
"Kami optimis jumlah kunjungan bisa mencapai 1 juta wisatawan, terutama karena libur Lebaran tahun ini bertepatan dengan masa libur panjang," ucap Arief.
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, juga menyatakan optimisme atas peningkatan jumlah wisatawan.
"Kami telah meningkatkan infrastruktur jalan dan kenyamanan tempat wisata, yang kami harap dapat mendukung kenyamanan pengunjung tanpa terjebak kemacetan," jelas Aries.
Ini diharapkan akan berdampak positif terhadap perekonomian lokal, dengan meningkatkan pendapatan daerah dan menyediakan lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat.
Dengan peningkatan ini, Kota Batu berharap dapat terus menarik wisatawan dan memastikan bahwa sektor pariwisata tetap menjadi pendorong utama perekonomian daerah.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Pemkot Batu Mulai Bongkar Bangunan Bekas Pasar Relokasi di Kawasan Stadion Brantas
-
Rem Blom Pulang Mudik, Pengantin Baru Kecelakaan, Istri Kritis
-
Gagal ke DPRD Kota Batu, Partai Ummat dan PSI Mulai Ajak Partai Gurem Koalisi untuk Pilkada
-
Partai Nasdem dan Demokrat Mulai Jajaki Koalisi Pilkada Kota Batu
-
Libur Lebaran di Kota Batu Lancar Berkat 'Jalur Tikus'
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2
-
5 Santri di Malang Jadi Korban Kekerasan Seksual Pengajarnya Sendiri
-
Efek Candu Healing: Pajak Hiburan Kota Batu Tembus Rp35 Miliar, Rekor Baru di Depan Mata
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Bantu Warga Terdampak Gempa Flores, Relawan BRI Peduli Salurkan Kebutuhan Pokok