SuaraMalang.id - Keluhan masyarakat atas ketidakmampuan refund tiket konser musik Mafest Vol 3 yang tidak kunjung terlaksana menjadi viral di media sosial.
Konser yang semula dijadwalkan berlangsung pada 8 Maret 2024 di Lapangan Rampal, Kota Malang, mengalami penundaan dan rencananya akan diadakan pada 17 April 2024.
Meskipun demikian, hingga sore hari ini, belum ada tanda-tanda persiapan panggung konser di lokasi.
Menurut informasi yang beredar, banyak calon penonton yang telah mencoba mendapatkan refund tiket namun belum mendapatkan pelayanan.
Fera, salah satu pembeli, mengungkapkan kekecewaannya setelah mencoba mengajukan pengembalian dana untuk enam tiket yang dibelinya.
"Harusnya konser itu tanggal 8 Maret, tiga hari sebelumnya batal, saya coba refund tapi belum masuk sampai sekarang," kata Fera, Rabu (17/4/2024).
Yudha, pembeli tiket lainnya, mengatakan masih menanti kepastian konser tersebut.
"Sampai sekarang gak ada kejelasan dari pihak Mafest. Ada yang mengajukan refund juga tapi belum dikembalikan dananya. Kalau saya menunggu," ujarnya.
Menanggapi situasi ini, Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima informasi mengenai banyaknya korban yang mengeluhkan pengelolaan tiket konser tersebut.
Baca Juga: Operasi Ketupat Semeru 2024 Berakhir: Jumlah Kasus Turun dari 1250 ke 526 Berkas
"Kami telah mendapat informasi dari grup terkait banyak yang menjadi korban tiket konser Mafest dan kami segera menindaklanjuti," ungkapnya.
Ipda Yudi juga mengimbau kepada semua pembeli tiket yang merasa dirugikan untuk segera melaporkan ke Polresta Malang Kota.
"Kami sarankan para korban segera membuat pengaduan maupun pelaporan ke Polresta Malang Kota. Selanjutnya, agar bisa ditindaklanjuti Satreskrim Polresta Malang Kota untuk mendalami terkait adanya dugaan tindak pidana," tambahnya.
Dengan adanya laporan resmi, Polresta Malang Kota berharap dapat segera mengklarifikasi situasi dan memfasilitasi penyelesaian masalah antara penyelenggara dan pembeli tiket konser Mafest Vol 3.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Operasi Ketupat Semeru 2024 Berakhir: Jumlah Kasus Turun dari 1250 ke 526 Berkas
-
Sebelum Kuras Isi Brankas Majikan Rp 500 Juta, ART di Malang Matikan CCTV
-
ART Bobol Brankas Majikan di Malang, Gondol 7 Mata Uang Asing dan Perhiasan Rp 200 Juta
-
Empat Orang Meninggal dalam Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Malang Selama Ramadan 2024
-
Ini 3 Rekayasa Lalu Lintas di Kota Malang Saat Arus Mudik Idul Fitri 1445H
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?