Riki Chandra
Kamis, 12 Maret 2026 | 20:09 WIB
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa meninjau kesiapan fasilitas dan destinasi wisata dalam menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan pada masa libur panjang Hari Raya Nyepi dan Lebaran 2026. [Dok. Antara]
Baca 10 detik
  • Pemerintah pastikan wisata Malang dan Batu aman saat libur Nyepi Lebaran.

  • Kementerian Pariwisata cek langsung kesiapan destinasi wisata Malang Batu.

  • Bromo diprediksi dikunjungi lima ribu wisatawan saat libur panjang.

     

SuaraMalang.id - Pemerintah memastikan Wisata Malang dan Kota Batu siap menyambut lonjakan wisatawan selama libur panjang Nyepi dan Lebaran 2026.

Kepastian itu disampaikan Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, setelah melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah destinasi dan fasilitas penunjang di kawasan tersebut.

Dalam kunjungan kerjanya, Ni Luh menegaskan kesiapan berbagai destinasi Wisata Malang Batu menjadi perhatian utama pemerintah guna memastikan pengunjung dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman.

Pemeriksaan dilakukan mulai dari fasilitas transportasi hingga destinasi wisata populer yang diprediksi ramai saat musim libur.

“Kami ingin memastikan seluruh wahana beroperasi sesuai standar keselamatan dan dilakukan pemeriksaan secara berkala. Kenyamanan serta keamanan pengunjung harus menjadi prioritas utama," kata Ni Luh, Kamis (12/3/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan pada Rabu (11/3/2026) dengan meninjau beberapa titik penting di kawasan Wisata Malang Batu, termasuk Bandara Abdulrachman Saleh, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, serta sejumlah wahana di Jatim Park 3.

Peninjauan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan destinasi wisata Jawa Timur siap menghadapi peningkatan jumlah wisatawan selama masa libur panjang. Beberapa objek wisata yang diperiksa di Jatim Park 3 antara lain Dino Park, Museum Musik Dunia, serta kawasan The Legend Star.

Selain memeriksa wahana wisata, Ni Luh juga mengecek kesiapan pelayanan publik, fasilitas kesehatan, sanitasi, hingga aspek keamanan di setiap destinasi yang dikunjungi. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan standar pelayanan tetap terjaga ketika jumlah pengunjung meningkat signifikan.

Ia menjelaskan berbagai aspek yang telah dipersiapkan antara lain keamanan jalur akses menuju lokasi wisata, ketersediaan sarana dan prasarana pendukung wisatawan, serta mekanisme pengamanan kawasan.

Salah satu fokus perhatian berada di kawasan Gunung Bromo yang setiap musim liburan menjadi tujuan favorit wisatawan domestik maupun mancanegara. Operasional jeep wisata di kawasan tersebut diwajibkan menjalani ramp check secara berkala oleh Dinas Perhubungan untuk memastikan kelayakan kendaraan.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan tenaga medis dan ambulans di sejumlah titik wisata, menyediakan informasi tiket masuk yang jelas, serta menambah jumlah personel pengamanan guna mendukung kelancaran aktivitas wisata.

Ni Luh menekankan berbagai langkah tersebut penting untuk menghadirkan libur Nyepi dan Lebaran yang aman dan nyaman bagi seluruh wisatawan. Pada periode libur tahun ini, kawasan Bromo diperkirakan akan dikunjungi sedikitnya lima ribu wisatawan.

"Karena itu, kelancaran aktivitas pariwisata di kawasan TNBTS bukan hanya menjadi tanggung jawab pengelola, tetapi juga seluruh pemerintah daerah yang terlibat,” katanya.

Di Jatim Park 3, pengecekan kondisi wahana dilakukan secara berkala dan detail untuk memastikan keselamatan pengunjung. Hal ini menjadi perhatian penting karena taman bermain menjadi salah satu destinasi favorit keluarga selama musim libur panjang.

Kementerian Pariwisata juga menegaskan bahwa kesiapan destinasi tidak hanya bergantung pada fasilitas internal pengelola wisata, tetapi juga membutuhkan koordinasi lintas instansi, termasuk pemerintah daerah, TNI, dan Polri.

Load More