SuaraMalang.id - Kabupaten Bondowoso telah menyambut kedatangan sebanyak 22.857 wisatawan selama dua pekan libur Lebaran 2024, menurut data terbaru dari Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora).
Periode penghitungan kunjungan ini mencakup dari tanggal 6 sampai 17 April 2024, mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara.
Mulyadi, Kepala Disparbudpora Kabupaten Bondowoso, mengungkapkan, "Jumlah pengunjung yang membludak ini tersebar di 41 objek wisata di wilayah kami, dimana Kawah Ijen menjadi destinasi paling populer dengan total 5.436 wisatawan."
Dari jumlah tersebut, 3.392 adalah wisatawan domestik dan 2.044 adalah wisatawan mancanegara.
Menyusul Kawah Ijen, Objek Wisata Kalipait di Ijen juga menarik perhatian dengan total 2.313 wisatawan, termasuk 2.115 domestik dan 198 mancanegara.
Sementara itu, Objek Wisata Kolam Renang Navara di Desa Pengarang, Kecamatan Jambesari Darusolah, mengisi peringkat ketiga dengan kunjungan sebanyak 2.310, semua dari wisatawan domestik.
Peningkatan kunjungan ini juga didorong oleh pengakuan internasional yang baru-baru ini diperoleh Bondowoso, yaitu predikat Unesco Global Geopark (UGG) yang dianugerahkan pada Agustus 2023.
"Predikat ini tidak hanya meningkatkan reputasi Bondowoso sebagai destinasi wisata, tapi juga membantu promosi ke panggung internasional," tambah Mulyadi.
Kedatangan massal wisatawan ini menunjukkan keberhasilan Bondowoso dalam mengelola daya tarik alam dan budayanya, serta efektivitas promosi pariwisata yang telah meningkatkan notorietas daerah tersebut.
Dengan pengakuan dan fasilitas yang meningkat, Bondowoso optimis akan terus menarik lebih banyak pengunjung di tahun-tahun mendatang.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Destinasi Wisata Rawa Indah Almour di Bondowoso Terbengkalai Pasca-Pandemi
-
Bondowoso Dapat Jatah Pengadaan CPNS dan PPPK dari Kemen PAN-RB, Prioritaskan Tenaga Kesehatan
-
Wisatawan Asal Polandia Meninggal Dunia saat Mendaki Kawah Ijen
-
Erfin Dewi Sudanto Caleg PAN Jual Ginjal Demi Kampanye, Dulu Jual Warisan Demi Masyarakat
-
Erfin Dewi Sudanto: Mantan Kades Rela Jual Ginjal karena Tak Ada Duit Jadi Caleg PAN
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Angkut 2.800 Penumpang Tiap Hari, TransJatim Malang Raya Butuh Tambahan Koridor Segera
-
Solusi Payroll Terintegrasi Dari QLola by BRI Untuk Bisnis Modern
-
Sinergi Tanpa APBD: Babak Baru Transformasi Pasar Induk Gadang Malang
-
Lebih dari 8 Ribu Penumpang Padati Terminal Arjosari Malang Saat Idul Adha
-
Pemkot Malang Siapkan Skenario Gabungkan 23 Kampung Tematik Jadi Surga Wisata