SuaraMalang.id - Dua bangunan di Kelurahan Bunulrejo, Malang, mengalami keruntuhan pada Minggu (14/4) malam, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Bangunan-bangunan ini terletak di RT 2 RW 12, tepat di pinggir aliran Kali Bango.
Lukas Gan, pemilik salah satu rumah yang ambrol, mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi setelah hujan deras yang menyebabkan sungai kecil di sebelah rumahnya mengalir sangat deras.
"Tiga hari sebelum kejadian, saya melihat retakan semakin besar dan beberapa bagian tanah sudah mulai ambles," kata Lukas, Selasa (16/4/2024).
Menurut Lukas, rumah yang ambrol dulunya digunakan sebagai ruang produksi home industri knalpot.
"Ruangan tersebut sudah tidak beroperasi beberapa tahun terakhir ini dan hanya berisi peralatan bekas produksi," tambahnya.
Rumah tersebut sudah kosong saat kejadian terjadi karena Lukas telah mengangkut dan memindahkan barang-barangnya untuk direnovasi.
"Kemarin sebelum kejadian itu sudah saya angkut dan pindahkan karena memang rencana saya mau saya perbaiki," jelas Lukas.
Pada saat yang sama, tetangga sebelah rumahnya sedang mudik dari Bali, sehingga tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Bangunan yang ambrol berukuran panjang sekitar 15 meter dengan lebar sekitar 3 meter. Material bangunan yang hancur masih memenuhi aliran sungai hingga hari berikutnya, namun warga setempat telah bahu-membahu membersihkan puing-puing tersebut.
Lukas belum bisa memastikan total kerugian yang dialami, tetapi ia berencana untuk membersihkan area tersebut dan mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghindari kerusakan lebih lanjut.
"Kalau hujan dan banjir lagi, saya coba tutupi dulu agar tidak makin lebar longsornya," ungkapnya.
Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang telah melakukan peninjauan dan akan melanjutkan dengan penanganan lebih lanjut untuk memastikan keselamatan dan menghindari insiden serupa di masa depan.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Arus Balik Libur Lebaran di Malang Mulai Menurun
-
Kepadatan Lalu Lintas Masih Terjadi di Kota Malang Pasca-Libur Lebaran
-
Segera Ditutup, Ini Program Balik Gratis dari Malang ke Jakarta, Banyuwangi, dan Ngawi
-
Puncak Arus Balik Lebaran, 22.612 Orang Berangkat dari Stasiun Malang
-
Viral Video Pria Pukul Perempuan Pemotor di Malang Pakai Gitar
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Optimistis Tumbuh Berkelanjutan, BRI Konsisten Perkuat Kepercayaan Lewat Buyback Saham
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar
-
BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya