SuaraMalang.id - Kawasan Kota Malang masih mengalami kepadatan lalu lintas yang signifikan, terutama di area perbatasan antara Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.
Salah satu titik kepadatan terpantau di perempatan Gadang menuju Kabupaten Malang, di mana ratusan kendaraan, terutama roda empat, terjebak dalam kemacetan pada Selasa (16/4/2024) siang.
Menurut R Widjaja Saleh Putra, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Malang, kawasan tersebut memerlukan waktu sekitar 20 menit lebih bagi sebuah kendaraan roda empat untuk bisa melintas dari kawasan perempatan Gadang.
“Prediksi kami, kepadatan ini masih akan berlangsung sepekan ini meskipun tidak sepadat minggu lalu. Banyak keluarga yang masih memanfaatkan libur sekolah anak-anak untuk berlibur,” jelasnya.
Saleh Putra juga mengakui adanya peningkatan sekitar 16 persen dalam volume kendaraan yang masuk ke Kota Malang selama masa libur Lebaran ini.
Petugas dari Dinas Perhubungan dan kepolisian setempat terus disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas selama periode ini.
Selain di perempatan Gadang, kepadatan lalu lintas juga terpantau di sepanjang kawasan Dinoyo hingga pertigaan Landungsari, menuju Kota Batu.
Banyak kendaraan, terutama roda dua dengan plat nomor luar Malang, terlihat bergerak menuju arah Kota Batu.
Seorang pengendara asal Lawang, Kabupaten Malang, mengatakan, “Masih mau jalan-jalan, mau ke daerah Dampit, ketemu keluarga. Masih liburan saja soalnya tidak kerja kantoran jadi santai dulu.”
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun masa libur Lebaran utama telah berakhir, banyak warga yang masih memanfaatkan sisa libur untuk melakukan aktivitas luar rumah, yang berkontribusi pada tingginya volume kendaraan di jalan-jalan utama Kota Malang.
Petugas dari dinas terkait dan kepolisian terus berupaya untuk mengatur dan memperlancar arus lalu lintas agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari warga lainnya.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Libur Lebaran di Kota Batu Lancar Berkat 'Jalur Tikus'
-
Libur Lebaran, 15.689 Orang Kunjungi Gunung Bromo
-
Liburan Lebaran ke Bromo, Tengger, Semeru, Dilarang Bawa Kembang Api
-
DPRD Malang Soroti Kemacetan di Jembatan Tunggulmas dan Usulkan Pembuatan Masterplan
-
Empat Orang Meninggal dalam Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Malang Selama Ramadan 2024
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Tangis Haru Pecah di Taiwan, BRI Pertemukan Yuni dengan Sang Ibu Setelah Hampir 10 Tahun
-
Resmi Diluncurkan di Taiwan, BRImo Jadi Andalan BRI Layani Kebutuhan Finansial Diaspora Indonesia
-
Penggerebekan di Lawang: Polisi Temukan Ribuan Ekstasi Tersembunyi dalam Boneka
-
BRI Group Raih Pengakuan Internasional, Hery Gunardi Sabet Gelar Best CEO
-
BRI Perkuat Transformasi Digital Bisnis lewat Tampilan Baru Qlola New Skin