SuaraMalang.id - Sebagai bagian dari upaya untuk memfasilitasi pemudik setelah Lebaran 2024 dan mengurangi risiko kecelakaan, pemerintah lokal Malang telah menginisiasi program balik mudik gratis.
Program ini menawarkan tiga rute utama, yaitu Malang ke Jakarta, Malang ke Banyuwangi, dan Malang ke Ngawi, dengan pemberangkatan dijadwalkan pada Kamis, 18 April 2024.
Menurut Dicka, koordinator program, pendaftaran dibuka sejak Kamis, 11 April dan akan ditutup pada Selasa, 16 April, atau sampai kuota penuh.
"Kami tidak memberlakukan syarat khusus untuk pendaftaran. Pemudik hanya perlu membawa kartu identitas dan melaporkan domisili selama masa Lebaran 2024," jelas Dicka, Selasa (16/4/2024).
Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang ingin kembali ke tempat tinggal asal mereka setelah menghabiskan waktu berlibur atau bersilaturahmi di Malang selama Lebaran.
Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan pemudik tidak perlu khawatir tentang biaya transportasi dan dapat mengurangi kelelahan yang sering menjadi penyebab kecelakaan saat berkendara jarak jauh.
“Terdapat sekitar 5 – 6 armada bus yang akan digunakan dalam program balik mudik gratis ini. Semua pemberangkatan akan dilakukan dari Mapolres Malang,” tambah Dicka.
Inisiatif ini disambut baik oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang berencana untuk kembali ke kota asal tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan.
Program seperti ini tidak hanya membantu masyarakat dalam aspek ekonomi tetapi juga mendukung keamanan dan keselamatan di jalan raya selama masa arus balik.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Puncak Arus Balik Lebaran, 22.612 Orang Berangkat dari Stasiun Malang
-
Viral Video Pria Pukul Perempuan Pemotor di Malang Pakai Gitar
-
2.112 Narapidana di Lapas Malang Dapatkan Remisi Lebaran, Termasuk 1 Napi Teroris
-
Catat! Ini Jadwal 4 Jalur Seleksi Mandiri TA 2024-2025 Universitas Negeri Malang
-
ART Bobol Brankas Majikan di Malang, Gondol 7 Mata Uang Asing dan Perhiasan Rp 200 Juta
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Optimistis Tumbuh Berkelanjutan, BRI Konsisten Perkuat Kepercayaan Lewat Buyback Saham
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar
-
BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya