SuaraMalang.id - Menghadapi lonjakan volume kendaraan selama libur Lebaran, Polres Batu mengumumkan penerapan sistem satu arah atau 'one way' di beberapa jalan utama Kota Batu.
Menurut Kapolres Batu, AKBP Oskar Syamsudin, kebijakan ini akan diterapkan secara tentatif tergantung pada kondisi lalu lintas saat itu, khususnya apabila terjadi peningkatan volume kendaraan hingga hampir 50 persen dari hari biasa.
Sistem satu arah akan berlaku mulai dari Jalan Ir Soekarno hingga pertigaan Jalan Dewi Sartika.
"Ini merupakan langkah proaktif untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan para pengendara yang memasuki Kota Batu, terutama saat terjadi kepadatan kendaraan," ujar AKBP Oskar pada hari Jumat (12/4/2024).
Polres Batu telah melakukan uji coba sistem ini pada Kamis (11/4/2024) untuk memastikan kesiapan dan efektivitas penerapan one way saat diperlukan.
"Personel kami di lapangan sudah siap untuk menerapkan sistem satu arah ini dengan cepat dan efisien ketika kondisi memerlukannya," tambahnya.
Saat sistem one way diberlakukan, kendaraan yang datang dari arah Jalan Ir Soekarno dan Jalan M Hatta akan diarahkan mengikuti Jalan Patimura.
Untuk arus kendaraan dari arah yang berlawanan, akan diarahkan melalui jalur alternatif. Kendaraan dari arah utara Kota Batu akan diarahkan melalui jalur Wukir yang tembus ke jembatan Pendem, sementara kendaraan dari arah selatan akan diarahkan melalui jalur Tlekung hingga tembus ke Dadaprejo barat Sengkaling, Malang.
Langkah ini diambil untuk menghindari kemacetan dan memperlancar arus lalu lintas selama periode libur Lebaran, ketika banyak wisatawan berkunjung ke Kota Batu.
Baca Juga: Terjebak Kemacetan Pasar Takjil, Komplotan Curanmor Malang Tak Berkutik Ditangkap Polisi
Pengguna jalan diimbau untuk mematuhi rambu dan instruksi dari petugas di lapangan untuk membantu kelancaran dan keamanan perjalanan semua orang.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Terjebak Kemacetan Pasar Takjil, Komplotan Curanmor Malang Tak Berkutik Ditangkap Polisi
-
Ahli Geoteknologi Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Tanah Gerak di Kota Batu: Rekomendasikan Relokasi
-
153 CJH Akan Berangkat Haji dari Kota Batu Tahun Ini, Kuota Cadangan Sulit
-
Uji Coba Jalan One Way Ponorogo Dimulai Pekan Ini, Begini Rutenya
-
Tanah Bergerak di Dusun Brau, Solusinya Kembalikan Fungsi Kawasan Resapan Air
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri
-
Misteri Jasad Wanita Tanpa Identitas di Dalam Sumur Gegerkan Warga Bululawang
-
Dukung Danantara Indonesia, BRI Perkuat Transformasi dan Bisnis Produktif
-
Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin
-
Sinergi BRI dan KPP: Penyaluran KUR Perumahan Tembus Rp10,6 Triliun