SuaraMalang.id - Warga sekitar Kebun Ajung, Jember, dikejutkan dengan kebakaran yang terjadi di salah satu gudang milik PTPN X pada saat menjelang waktu sahur, sekitar pukul 03.40 WIB.
Kejadian ini terjadi di Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, mengarah ke Bandara Notohadinegoro, menyebabkan kepanikan di kalangan warga setempat.
Dwi Atmoko, Komandan Regu B Damkar Jember, menginformasikan bahwa pihak pemadam kebakaran langsung mengerahkan dua unit mobil pemadam ke lokasi untuk mengatasi api yang berkobar.
Upaya pemadaman api menghadapi kendala karena gudang tersebut tidak hanya berisi tembakau, tetapi juga banyak material yang mudah terbakar.
Menurut keterangan dari saksi mata di lokasi, gudang yang terbakar berada di bagian barat yang langsung berbatasan dengan jalan utama, sedangkan di timur gudang banyak pemukiman warga.
"Kalau yang terbakar gudang sebelah barat, yang pinggir jalan," ungkap Adi, seorang warga setempat, dikutip hari Minggu (17/3/2024).
Pihak berwenang, termasuk kepolisian setempat, masih menyelidiki penyebab pasti dari kebakaran ini. Beruntung, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Kebakaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.00 WIB.
Struktur gudang yang terbuat dari bahan bambu dan posisinya yang dikelilingi oleh lahan kosong serta angin yang kencang diperkirakan memperparah situasi kebakaran.
PTPN X Kebun Ajung memiliki dua gudang di lokasi tersebut, dan kebakaran diperkirakan menyebabkan kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Baca Juga: Balap Liar di Jember Sebabkan Pria Kejang-kejang, Viral di Media Sosial
Kebakaran gudang PTPN X Kebun Ajung ini menjadi pengingat penting akan risiko kebakaran pada fasilitas yang menyimpan bahan mudah terbakar, khususnya di area strategis yang dekat dengan pemukiman dan infrastruktur penting seperti bandara.
Kejadian ini juga menegaskan pentingnya pemeliharaan dan pengawasan yang ketat pada fasilitas-fasilitas serupa untuk mencegah terjadinya kebakaran di masa mendatang.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Balap Liar di Jember Sebabkan Pria Kejang-kejang, Viral di Media Sosial
-
Korsleting Listrik Picu Kebakaran di Malang, Dua Kamar Hangus
-
Begini Nasib Tempat Hiburan Malam di Jember Selama Ramadan 1445H
-
Banjir Rob Landa Pantai Cemara, Puluhan Warung dan Rumah Terendam
-
Bocah SMP Tewas Dianiaya Guru Silat, Polisi Autopsi Jenazahnya
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi
-
Karnaval Tanpa Dentuman: Pemkot Malang Tegas Larang Sound Horeg di HUT RI
-
BRI Catat Lonjakan Transaksi QRIS 76 Persen pada Triwulan I 2026
-
Fenomena Gunung Es HIV di Malang: Mulai dari Ibu Hamil hingga Anak yang Tertular
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal