SuaraMalang.id - Usai menelan kekalahan pahit dari Persita Tangerang dalam lanjutan BRI Liga 1 2023/2024, Arema FC, tim yang kini berjuang keras menjauhkan diri dari zona degradasi.
Tak hanya itu, seluruh skuad Arema FC menerima peringatan keras dari pelatih mereka, Widodo C Putro. Dia menekankan pentingnya semangat dan kegigihan meski dihadapkan pada situasi sulit.
"Kita tetap semangat, nggak boleh patah arang. Kalau putus asa, berarti kita sudah mati. Kita nggak. Kita masih ada. Kita masih semangat untuk pertandingan berikutnya," ujar Widodo, dikutip hari Minggu (16/3/2024).
Kekalahan dari Persita dengan skor 3-4 di Indomilk Arena telah menjadi pukulan berat bagi Arema FC, yang sebelumnya mencoba membangun momentum positif.
Widodo menggarisbawahi pentingnya konsistensi dalam performa tim dan mengajak semua pemain untuk bangkit dan meraih hasil positif di pertandingan selanjutnya.
"Jadi, ke depan, kita sama-sama lagi, membangun lagi. Sama-sama dengan pemain agar di pertandingan berikutnya bisa meraih hasil positif," lanjutnya, mengomentari perlunya pemulihan dan persiapan untuk laga berikutnya.
Dalam pertandingan tersebut, Arema FC harus mengakui keunggulan Persita meski berhasil mencetak tiga gol melalui Johan Ahmat Farisi, Dedik Setiawan, dan Charles Lokolingoy.
Namun, dua gol dari Ramiro Fergonzi dan tambahan gol dari Ezequiel Vidal serta Jack Brown memastikan kemenangan untuk Persita.
Hasil ini membawa Arema FC turun ke peringkat ke-15 klasemen sementara dengan koleksi 31 poin dari 29 laga, sedangkan Persita Tangerang berada di posisi 16 dengan poin yang sama. Ini menandai situasi kritis bagi Arema FC dalam usaha mereka untuk menghindari degradasi.
Baca Juga: Ogah Degradasi, Arema FC Targetkan Menang Lawan Persebaya di Derby Jatim
Bagas Adi, salah satu pemain belakang Arema FC, juga menunjukkan keteguhan hati dengan menyatakan timnya harus tetap semangat dan tidak membiarkan kekalahan ini menjadi beban.
"Yang pasti, kita harus semangat, jangan dijadikan beban, kita harus fokus ke pertandingan selanjutnya," kata Bagas, menegaskan pentingnya melupakan kekalahan dan mengambil pelajaran darinya untuk pertandingan-pertandingan mendatang.
Arema FC kini dihadapkan pada tugas berat untuk membalikkan keadaan dan memperbaiki posisi mereka di tabel klasemen, dengan harapan dapat mempertahankan status mereka di divisi teratas sepak bola Indonesia.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Ogah Degradasi, Arema FC Targetkan Menang Lawan Persebaya di Derby Jatim
-
'Ayah, Nanti Bunda Mati' Teriak Anak saat Kurnia Meiga KDRT ke Azhiera
-
Dipantau DPR RI, Renovasi Stadion Kanjuruhan Dikebut Selesai Desember 2024
-
Arema FC Bertekad Bangkit dari Ancaman Degradasi Meski Terperosok ke Posisi 15
-
Ernando Ari Berpeluang Comeback dalam Derby Jatim Kontra Arema FC
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah
-
Kronologi Yai Mim Jadi Tersangka Pornografi, Ini Penjelasan Polresta Malang Kota
-
Cara Dinkes Kota Malang Antisipasi Superflu H3N2, Jangan Tunda-tunda Keluhan Kesehatan!