SuaraMalang.id - Arema FC, tim berjuluk Singo Edan, berada dalam tekanan karena posisinya yang kini terperosok ke posisi 15 dalam klasemen sementara Liga 1 Indonesia.
Situasi ini membuat Bagas Adi Nugroho dan rekan setimnya merasa terancam dengan bayang-bayang zona degradasi.
Meskipun demikian, mereka bertekad untuk tidak menjadikan kondisi klasemen sebagai beban yang dapat mengganggu penampilan mereka di lapangan.
Berdasarkan informasi dari website PT Liga Indonesia Baru (LIB), Arema FC kini memiliki 31 poin, sama dengan Persita yang berada di posisi 16, meskipun tim tersebut baru saja menang atas Arema FC.
Posisi Arema FC di bawah PSS Sleman menambah tekanan bagi tim untuk segera memperbaiki performa dan keluar dari zona merah.
Bagas Adi Nugroho, bek Arema FC, menegaskan timnya tidak ingin terlalu memikirkan posisi di klasemen.
"Yang pasti kita harus semangat, jangan jadi beban kondisi saat ini," ujar Bagas, Sabtu (16/3/2024).
Ia menambahkan bahwa tim harus mengambil pelajaran dari kegagalan dalam memaksimalkan peluang untuk menambah poin dan menjauh dari zona merah, khususnya dalam pertandingan di mana Arema FC sempat unggul 2-0.
Pelatih Arema FC, Widodo Cahyono Putro, juga mengungkapkan keyakinannya bahwa para pemain tidak akan menyerah hanya karena satu kegagalan.
Baca Juga: Ernando Ari Berpeluang Comeback dalam Derby Jatim Kontra Arema FC
"Kami harus tetap semangat, tak boleh patah arang. Kalau putus asa, patah arang, itu berarti sudah mati. Kami masih ada, masih semangat untuk laga berikutnya," tutur Widodo.
Widodo mengakui bahwa ia tidak bisa melarang para pemainnya untuk melihat posisi klasemen, terutama di era informasi yang sangat terbuka saat ini.
Namun, ia meminta semua pemain untuk tetap fokus pada tujuan utama tim, yaitu lolos dari jeratan degradasi menjelang akhir musim ini.
Dengan beberapa pertandingan tersisa di Liga 1 Indonesia, Arema FC memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi dan mengamankan tempatnya di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia untuk musim depan. Semangat dan tekad kuat dari pemain dan staf pelatih menjadi kunci bagi Arema FC dalam menghadapi tantangan ini.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Ernando Ari Berpeluang Comeback dalam Derby Jatim Kontra Arema FC
-
Dedik Setiawan Bersinar di Posisi Baru, Bantu Arema FC Raih Performa Apik
-
*Arema FC Fokus Tingkatkan Konsistensi Pemain Usai Kekalahan dari Persita Tangerang
-
Rekor Persebaya Surabaya yang Akan Sambangi Markas Arema FC
-
Toni Firmansyah, Bintang Muda Persebaya, Bersinar Jelang Duel dengan Arema FC
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang